PDIP Butuh Pemilih Seluruh Umat Islam

214
Ketua DPC PDI Perjuangan Purworejo, Luhur Pambudi (kiri) menyesalkan praktik-praktik kampanye hitam dan ujaran kebencian serta fitnah yang dilayangkan kepada paslon yang diusung oleh partainya. (Hery Priyantono/koranbernas.id) 

KORANBERNAS.ID–Menanggapi kabar bohong di sosial media dan berbuntut dilakukannya laporan atas dugaan kampanye hitam dan ujaran kebencian, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Luhur Pambudi Moelyono angkat bicara.

Sebagai yang dituakan di partai berlogo Banteng dalam Lingkaran di Purworejo ini, Luhur sangat menyayangkan kelompok-kelompok yang menggunakan segala cara dalam ambisinya untuk meraih kekuasaan dan keuntungan dalam proses Plihan Gubernur (pilgub).

“Segala cara di halalkan. Itu yang kami lihat dan kami rasakan lawan politik dalam upayanya berambisi untuk memenangkan pertarungan politik. Sebenarnya, ini akan menciderai demokratisasi dan rakyatlah yang menjadi korban adu domba,” ungkap Luhur, Selasa (26/06/2018) malam tadi di Gedung Bawaslu Purworejo.

Baca Juga :  Purworejo Potensial Produksi Garam

Menurut Luhur, rakyat sudah makin cerdas melihat cara-cara politik yang baik mana dan yang jahat mana.

“Rakyat akan tahu siapa dalam dekade ini menjelang proses demokrasi di Indonesia yang mempratikkan cara-cara jahat, dan menyebarkan fitnah serta kebencian,” urainya.

Menjawab pertanyaan sejumlah pewarta setempat berkait dengan konten hoax yang tersebar di medsos, Luhur menegaskan bahwa partainya sangat membutuhkan dukungan pemilih seluruh umat Islam dan juga umat agama lain baik berbeda suku dan ras untuk mensukseskan proses demokrasi di Indonesia.

“Tentu saja umat Muslim yang merupakan pemilih terbesar di negeri ini, seluruh umat agama lain dan golongan manapun baik beda suku dan ras, PDI Perjuangan sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi untuk mensukseskan Pilkada, Pileg dan Pilpres nanti serta dukungan berjalannya pembangunan di Indonesia,” urai Ketua DPRD Purworejo ini.(SM)

Baca Juga :  PKL Alun-alun Gugat Bupati