Pedagang Korban Kebakaran Direlokasi ke Lantai Dua

147

KORANBERNAS.ID — Lebih dari sebulan setelah kebakaran menimpa sebagian kecil  bangunan Pasar Wonokriyo Gombong,  para pedagang korban kebakaran belum beraktivitas.

Tempat relokasi yang sudah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten kebumen di lantai dua pasar itu, hingga Senin (09/10/2017) belum tampak terisi pedagang.

Kepala  Dinas  Perindustrian  dan Perdagangan Kebumen, Nugroho Tri Waluyo, kepada wartawan Jumat (06/10/2017) di gedung DPRD Kebumen menyampaikan, investor pasar itu yaitu PT Karsa Bayu Bangun Perkasa  telah  mengizinkan  lantai  dua digunakan  untuk relokasi korban kebakaran. Pedagang akan berada di lokasi yang sudah belasan tahun nganggur itu, sampai ada tempat permanen.

Pemkab Kebumen akan  membenahi jaringan listrik, sehingga aman sebelum digunakan untuk berdagang. Jika sudah menempati pedagang diharapkan menggunakan jaringan dan material listrik yang memenuhi standar.

Baca Juga :  Bupati Purbalingga Safari Natal ke 11 Gereja

Masalah bantuan  sosial yang sudah dianggarkan pada APBD Perubahan  Tahun anggaran 2017, Nugroho  memastikan setiap   penghuni kios  menerima bantuan uang tunai Rp 1,5 juta, sedangkan penghuni los Rp 650.000. Bantuan diberikan  berdasarkan nama penghuni, bukan berdasarkan jumlah kios atau los.

Jika ada seorang penghuni menempati  lebih dari 1 los atau kios,  hak bantuan sosialnya hanya  menerima Rp 1,5 juta atau Rp 750.000. “Ada seorang yang diketahui menempati  20 los, untuk konversi bantuannya ya hanya Rp 750.000, karena 20 los itu atas nama seorang,“  kata Nugroho.

Pengamatan koranbernas.id di lantai 2 Pasar Wonokriyo, Senin (9/10), lokasi itu sudah  dibersihkan. Petugas   juga sudah mengkapling-kapling untuk los pedagang.   Ukuran per kapling tidak luas. Satu kapling hanya 1,5 meter   x 1, 5 meter. (sol)

Baca Juga :  Bermain Selancar, Pelajar Solo Terseret Ombak Baron