Pedagang Memilih Bertahan Sampai 2023

336
Perkiosan di Pasar Klaten yang dibangun PT Inti Griya pada 1993. Pedagang mengklaim sewa menyewa dengan pihak investor PT Inti Griya berakhir 2023. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sejumlah pedagang Pasar Klaten memilih bertahan berjualan di kios masing-masing hingga tahun 2023. Langkah itu mereka lakukan karena di sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) sewa menyewa kios dengan pihak investor PT Inti Griya berakhir lima tahun lagi.

“Sertifikatnya ada dan berakhir tahun 2023. Bukan 2018. Saya dasarnya sertifikat dari PT Inti Griya,” kata Ny Tarti, pedagang kios Pasar Klaten.

Warga Blateran Kelurahan Mojayan Klaten Tengah itu menambahkan karena sertifikatnya ada dan jelas, maka dirinya akan tetap berjualan seperti biasa hingga tahun 2023. Pedagang kios sub terminal Pasar Klaten, kata dia, seluruhnya mempunyai sertifikat yang sama.

“Tidak hanya saya. Semua pedagang di kios ini dan kios sub terminal sewanya sampai tahun 2023. Kalau Matahari Plasa dan Pasar 3 lantai mungkin sampai tahun ini,” ujar pedagang dandang, tikar, karpet dan peralatan rumah tangga itu.

Senada dikemukakan Sutini, pedagang Pasar Klaten lainnya. Kepada koranbernas.id dia menjelaskan telah berjualan sejak tahun 1965 atau sebelum Pasar Klaten dibangun oleh investor PT Inti Griya.

“Waktu itu kami beli kios ini dari investor seharga Rp 15 juta. Dan sertifikatnya juga ada sampai tahun 2023. Berlakunya selama 25 tahun,” jelas Sutini.

Jika ada pedagang yang mengatakan berakhirnya sewa kios pada tahun 2018 itu mungkin benar juga, seperti Matahari Plasa dan 3 lantai.

“Saya dan teman-teman yang lain punya sertifikat dan berakhirnya tahun 2023,” kata warga Kelurahan Mojayan itu.

Terkait adanya dualisme masa sewa kios di Pasar Klaten dan Matahari Plaza, beberapa waktu lalu Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Klaten mengadakan sosialisasi sebanyak dua kali dengan pedagang.

Namun menurut pedagang acara itu tidak ada solusi karena banyak pedagang kios di sub terminal atau tepatnya di timur Matahari Plasa memiliki sertifikat sewa menyewa dengan investor PT Inti Griya yang berlakunya hingga 2023.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM Abdul Mursyid belum bisa dikonfirmasi terkait permasalahan itu. Hal yang sama terjadi di pihak PT Inti Griya.

Saat ditemui di kantornya komplek Matahari Plasa, Perwakilan PT Inti Griya Klaten Puji tidak ada di kantor. (sol)