Pedagang Pisang Ditemukan Mengambang

633
Penemuan mayat Ny Ratijem (60) di Selokan Dusun Selogedong Desa Argodadi Sedayu Bantul, Rabu (18/04/2018) pagi. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Seorang pedagang pisang, Ny Ratijem alias Ny Prapto Sumarto (60) warga Dusun Senowo Desa Argorejo Kecamatan Sedayu ditemukan meninggal dalam kondisi tertelungkup mengambang di  saluran irigasi depan Balai Desa Argodadi, Rabu (18/04/2018) pagi.

Panit 1 Binmas Polsek Sedayu, Iptu Agus Supraja SH mengatakan korban meninggal akibat tabrak lari di lokasi. Korban  yang   kala itu sedang membawa dagangan dan sayur mayur  untuk dijual ke pasar, tercebur ke selokan yang debit airnya sedang tinggi.

“Korban hanyut dan ditemukan 2 kilometer arah selatan dari TKP tabrak lari,” kata Iptu Agus.

Sebelumnya, sekitar sekitar pukul 05:00 warga menemukan sepeda onthel warna biru, keronjot dan sayuran dengan posisi terjatuh ke dalam selokan di Jalan Gesikan-Sedayu Dusun Polaman RT 16 Desa Argorejo Sedayu, Bantul.

Saat itu warga sudah mencari pemiliknya akan tetapi tidak ditemukan dan ternyata milik korban yang meninggal itu. Korban pertama kali ditemukan oleh Sudi Wiyono (60) warga  Dusun Selogedong RT 55 Desa Argodadi saat akan pergi ke sawah. Sudi menemukan korban tertelungkup di selokan. Kemudian Sudi memberitahukan warga lainnya dan melapor ke Polsek Sedayu.

Dari hasil pemeriksaan dr Rizqidio Lariso Kusumo dari Puskesmas Sedayu II,  korban mengalami luka babras di pelipis 15 x 8 sentimeter tidak beraturan, luka lecet geser di hidung, kening kanan dan kiri, bawah hidung.

Juga ada luka lecet geser di punggung tangan kanan multiple Y paling besar ukuran 3×3 sentimeter, luka lecet di jari kaki 1×2 sebelah kanan, hermaton di pristal  kanan, tanda vital (nadi) negatif dan diperkirakan korban meninggal pukul 05:30.

Selanjutnya korban dibawa ke Bidokkes RS Bhayangkara untuk dilakukan visum. (sol)