Pekan Raya Mahasiswa Pascasarjana Jadi Terobosan Baru

280

KORANBERNAS.ID — Pekan Raya Mahasiswa Pascasarjana digelar di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) siap digelar 13 hingga 19 November 2017. Kegiatan kali pertama itu rencananya akan dibuka oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Prof Intan Ahmad PhD. Selain itu akan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (kadisdkpora) DIY, Rektor UNY serta pejabat lainnya di tingkat universitas dan program pascasarjana.

“Kegiatan itu sekaligus pada rangkaian acara KMP Education Research Conference,” ujar Islami Fatwa SPd ST Gr, ketua pelaksana Pekan Raya Mahasiswa Pascasarjana, Rabu (01/11/2017).

Menurutnya, kegiatan itu merupakan sebuah terobosan baru dilingkungan mahasiswa pascasarjana bahwa zaman telah menuntut mereka untuk dapat menyesuaikan perkembangan yang begitu cepat baik itu pendidikan, penelitian, teknologi serta hidup sehat berolahraga lainnya.

Baca Juga :  Tiap Pagi Pria Ini Bersihkan Isi Perut Ikan

Dengan semangat pekan raya mahasiswa pascasarjana ini, diharapkan mahasiswa bisa meningkatkan prestasi, kultur positif pascasarjana nasional khususnya UNY menuju Word Class University (WCU). Harapannya setelah kegiatan tersebut dapat menumbuhkan karakter mulia mahasiswa PPs melalui program harmonisasi kerohanian, menumbuhkembangkan potensi, bakat dan minat mahasiswa pascasarjana melalui berbagai komunitas.

“Selain itu menghidupkan budaya ilmiah melalui program pengembangan sumber daya manusia serta pengembangan kemitraan dengan desa dan lembaga sosial sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.Ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama enam hari. Diantaranya KMP Education Research Conference. Pendaftar berasal dari universitas di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Sulawesi dan lainnya.

Baca Juga :  Jam Tangan Watoe dari Sleman Moncer di Jakarta

Pro Tefl untuk menyiapkan kemampuan berbahas inggris mahasiswa. Pelatihan Mendeley dan Turnitin untuk menyiapkan perangkat lunak yang kelahirannya diilhami oleh sebuah upaya untuk mengintegrasikan “citation & reference manager” ke dalam sebuah jejaring sosial.
“Kami juga menggelar sarasehan kewirausahaan, bedah buku, aksi sosial donasi buku, talkshow beasiswa, turnament futsal, turnament badminton dan bazar kewirausahaan,”

imbuhnya.(*/yve)