Pelajar Berikrar Tidak Nikah Dini

187
Perwakilan pelajar SMA/SMK di Kecamatan Sedayu menandatangani petisi, Senin (9/10/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pelajar SMA/SMK di Kecamatan Sedayu berikrar serta menandatangani petisi tidak nikah dini. Ikrar itu ditandatangani pada kegiatan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) di Kecamatan Sedayu, Senin (09/10/2017).

Hadir antara lain Camat Sedayu Drs Fauzan Mu’arifin, Panit 1 Bhinmas Iptu Agus supraja SH, Kepala SMA/SMK se-Kecamatan Sedayu serta perwakilan siswa.

Acara diisi dengan deklarasi siswa untuk tidak menikah dini, dilanjutkan penandatanganan komitmen oleh perwakilan Muspika, Lurah Desa, perwakilan siswa dan karang taruna.

Sarjilah dari PLKB Kecamatan Sedayu mengatakan, semua pihak harus berkomitmen mensukseskan program Kesehatan Reproduksi Remaja  (KRR).

“Kami bersepakat menyiapkan KKR yang menyeluruh dan terpadu dalam rangka melindungi dari risiko seksual dan reproduksi serta mempersiapkan remaja menjalani kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab,” kata Sarjilah.

Baca Juga :  Awas, Tiang Jembatan Gantung Nambangan Meleyot

Melalui kegiatan itu, remaja diajak berpartisipasi dalam seluruh proses pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program KKR, dalam rangka menjamin akses, pemberian masukan, saran serta penerimaan manfaat KRR secara maksimal.

“Kami mendorong untuk aktif dalam penyelenggaraan KKR, agar menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, non-diskriminasi, tidak menghakimi dan kesetaraan jender, serta mengupayakan terpenuhinya hak-hak reproduksi  remaja,” kata dia.

Melalui petisi itu, perwakilan  siswa atau remaja di Sedayu bersepakat mendukung terwujudnya pernikahan ideal yakni 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.

Mereka juga siap menjadi agen perubahan dalam penyelenggaraan program KRR. Siap melakukan  aksi  pencegahan tindak diskriminasi dan pelecehan terhadap remaja, siap menjadi pendidik sebaya atau konselor sebaya bagi teman-teman sebaya.

Baca Juga :  Alumni APMD "STPMD" Sesalkan Ceramah Hari Tanoe

Selain itu, juga aktif terlibat dalam setiap tahapan atau program KRR baik tahap  perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. (sol)