Pelajar Jangan Nakal dan Jauhi Narkoba

215
Kepala BNNKPurbalingga, Istantiyono  memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Aula SMPN 1 Bukateja Purbalingga, Rabu (20/12/2017). (prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga,  Istantiyono, meminta para pelajar agar tidak nakal. Anak yang nakal itu karena tiga faktor, yakni individu, keluarga dan lingkungan.

“Pesan saya, kalian itu jangan nakal, agar tidak terkena dampak narkoba. Mengapa masih ada penyalahgunaan narkoba atau narkotika, psikotropika dan bahan adiktif? Ya karena masih ada kenakalan di kalangan pelajar,” ujar Istantiyono saat sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di Aula SMPN 1 Bukateja, Purbalingga Rabu (20/12/2017), yang diikuti 700 lebih siswa SMPN 1 Bukateja dari Kelas 7, 8  dan 9.

Menurut dia, puncak dari kenakalan pelajar maupun remaja adalah penyalahgunaan narkoba. Semula mencoba pakai, kemudian rutin, dan akhirnya kecanduan.

Agar menarik para siswa, dia menyelingi kegiatan penyuluhan itu dengan kuis berhadiah, sulap serta meneriakkan yel-yel Narkoba No, Prestasi Yes!

Istantiyono yang belum genap tiga bulan berdinas di Purbalingga memaparkan, saat ini prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia  2,20 persen atau 4.098.029  jiwa. Mereka terkategori coba pakai 1,6 juta jiwa, teratur pakai 1,5 juta jiwa, dan pecandu 988 ribu jiwa.

Baca Juga :  Hentikan Buang Sampah ke Sungai

“Ini sangat memprihatinkan. Bahkan, penyalahgunaan narkoba usia anak kini meningkat 300 persen. Dan data menunjukkan, 1 dari 50 orang di Indonesia adalah penyalahguna narkoba,” kata Istantiyono.

Di hadapan para siswa, Istantiyono menunjukkan yang termasuk jenis-jenis narkoba. Yakni narkotika, terdiri heroin, putaw, ganja, shabu, morfin, kokain dan tablet LSD (lysergic acid diethylamide).

Sedangkan yang termasuk psikotropika, terdiri benzodiazepin dan barbiturat seperti pil koplo, mogadon, pil BK, LL,  Lexotan, xanax, kamlet, valium dan obat penenang lainnya.

“Untuk yang tergolong bahan adiktif, terdiri alkohol, solvent, lem Aica Ibon, thinner, bensin, spiritus, kecubung, rokok dan minuman keras,” jelasnya.

Sebagai generasi penerus bangsa, lanjut dia, para pelajar harus berani dan tegas untuk menolak narkoba. “Jangan coba-coba, karena bisa membahayakan masa depanmu. Dan sekarang banyak cara digunakan agar orang mengkonsumsi narkoba, seperti permen, dan kita harus waspada,” pesan dia.

Baca Juga :  Rahasia agar Burung Walet Mau Bersarang

Dia juga menampilkan gambar-gambar orang yang kecanduan narkoba. “Coba adik-adik lihat, salah satu penyanyi ternama asal Amerika Serikat ini namanya Whitney Houston. Sebelum mengenal narkoba, dia tampak cantik,” ungkapnya.

Namun setelah mengenal narkoba, kecantikannya hilang dan tubuhnya kurus, sampai akhirnya meninggal di Beverly Hills, Amerika Serikat, 11 Februari 2012 pada umur 48 tahun. “Sungguh, sebuah perjalanan hidup yang tragis,”  ujar Istantiyono menunjuk foto Whitney Houston.

Untuk itu,  Istantiono mengajak para pelajar, termasuk pelajar SMPN 1 Bukateja, untuk berani menolak narkoba. Caranya, dengan aktif mengikuti kegiatan seni, budaya, olahraga, kepramukaan, keagamaan, sosial dan kemasyarakatan. (sol)