Pelaksana Pembangunan Pemkab Dua Disemprit

400
Pembangunan Gedung Pemkab Dua di belakang kantor DPRD Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORAN BERNAS, ID —Proyek pembangunan Gedung Pemkab Klaten Dua di belakang Kantor DPRD di Desa Tegalyoso Kecamatan Klaten Selatan dikhawatirkan tidak bisa selesai sesuai kontrak. Pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengendali kegiatanpun terpaksa memberikan teguran kepada PT Berkibar Bersama Bendera (PT BBB) Semarang selaku pelaksana proyek

PPK proyek pembangunan Gedung Pemkab Dua Ahmad Wahyudi mengatakan teguran diberikan kepada pelaksana dengan tujuan agar mempercepat progres pekerjaannya. Sebab waktu sudah demikian singkat.

“Teguran sudah beberapa waktu lalu diberikan,” kata Ahmad Wahyudi yang juga Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemkab Klaten.

Mantan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM itu menambahkan proyek pembangunan Gedung Pemkab Dua adalah proyek yang memiliki anggaran paling besar di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman tahun ini. Nilai kontrak proyek itu senilai Rp 10,1 miliar dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari.

Baca Juga :  Prambanan Klaten Berjuang Keras APBDes 2018 Final Akhir 2017

Teguran juga diungkapkan Kepala Bagian Pembangunan Sigit Gatot Budiyanto. Sigit yang juga pengendali kegiatan di lingkungan Pemkab Klaten menjelaskan bahwa teguran dibetikan kepada PT BBB mengingat waktu pelaksanaan pekerjaan yang sudah mepet.

“Kami melihat bukan karena keterlambatan tetapi waktu yang sudah mepet dengan volume pekerjaan tidak sesuai,” jelasnya.

Karena kondisi itulah, Sigit mendesak pelaksana proyek untuk menindaklanjutinya agar bisa menambah dan meningkatkan volume pekerjaan. Diantaranya bisa dengan cara menambah tenaga kerja, belanja barang-barang pabrikan dan lain sebagainya.

PT BBB selaku pelaksana proyek belum bisa dikonfirmasi terkait teguran itu. Menurut beberapa pekerja, manajemen PT BBB Semarang sedang tidak ada di lokasi.

Baca Juga :  Karyawan PDAM Tirta Merapi Donorkan Darahnya

Informasi yang dihimpun dari beberapa sumber menyebutkan jika proyek pembangunan Gedung Pemkab Dua sangat riskan dengan keterlambatan. Apalagi proyek bangunan dua lantai ditargetkan selesai hingga finishing. (SM)