Pelaku Premanisme Pakai Pistol Mainan agar Korbannya Takut

323
Polsek Sewon menggelar jumpa pers ungkap dua kasus krimininal dipimpin Kanit Reskrim Iptu Ryan Permana Putra SH MH, Selasa (20/02/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sejak setahun terakhir, anak muda yang sedang bermain di sekitar Stadion Sultan Agung Bantul dibuat resah oleh aksi pemalakan alias premanisme. Pelakunya laki-laki membawa senjata pistol yang belakangan diketahui pistol mainan.

Biasanya, pelaku mendatangi para remaja kemudian mengaku sebagai pihak keamanan stadion. Selanjutnya mereka diminta menyerahkan barang berharga mulai uang tunai hingga ponsel.

Setidaknya, sudah ada tiga korban yang melapor dan kasusnya ditindaklanjuti Tim Reskrim Polsek Sewon bersama Opsnal Polres Bantul. Pelaku  berhasil dibekuk pada 5 Februari silam.

Melalui penyelidikan diketahui  pelaku berinsial AP (20) warga Krobokan Banguntapan itu sudah sering melakukan aksinya. Tidak hanya di Sewon namun juga Jetis dan wilayah lain di Bantul.

“Pelaku ini memang kerap melakukan aksi pemalakan di seputaran stadion dengan modus mengaku sebagai tenaga keamanan. Untuk memuluskan aksinya, yang bersangkutan membawa senjata pistol mainan,” kata Iptu Ryan Permana Putra SH MH, Kanit Rekrim Polsek Sewon dalam jumpa pers di Mapolsek Sewon,Selasa (20/02/2018).

Baca Juga :  Tersangka Perampokan Tak Akui Perkosaan

Saat beraksi,  pelaku mengendarai sepeda motor KLX.  Ketika  dilakukan penggeledahan ke kos pelaku didapati juga senjata lain berupa kampak bergerigi, yang turut diamankan bersama barang bukti (BB) yang lain.

Barang bukti penggelapan mobil diamankan di Mapolsek Sewon beserta pelaku dan dihadirkan dalam pers rilis, Selasa (20/02/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

Selain berhasil membekuk pelaku, tim Reskrim dengan dipimpin dirinya beserta Panit Ipda Rudianto SH juga berhasil membekuk pelaku penggelapan mobil  milik Junan Rental yang beralamat  di Krapyak Wetan RT 07 Desa Panggungharjo

Tersangka diketahui berinisial WRS alias Banyak (42) beralamat di Tanjungharjo Nanggulan Kulonprogo. Polisi mengamankan mobil Grand Max Nopol AB 8439 WB warna putih.

Menurut Iptu Ryan, pelaku meminjam mobil di Junan Rental pada 12 Oktober 2017 dengan sewa 15 hari dan membayar Rp 2 juta. Hingga jatuh tempo ternyata mobil tidak dikembalikan.

Baca Juga :  PKS Siap Menangkan Dakwah Politik

Mobil itu ternyata digadaikan. Pemilik rental  Khoirul Anam (27) melapor ke Polsek Sewon. Pada awal Februari lalu pelaku berhasil dibekuk petugas di arena judi Kampung Cermai Krembangan Panjatan Kulonprogo.

Sementara AP kepada wartawan mengaku uang hasil memalak digunakan untuk bersenang-senang. Pemuda penangguran itu membantah sudah melakukan aksinya berkali-kali. “Baru sekali,” katanya dari balik sebo yang dikenakan.

Saat beraksi dia menakuti korban dengan pistol mainan yang dibelinya, namun tidak pernah melukai korban. (sol)