Pembangunan Pasar Jeblok Molor 

244
Sejumlah pekerja menggarap pekerjaan Pasar Jeblok yang belum rampung dihari terakhir kontrak kerja pembangunan pasar pada Senin (11/12/2017). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Proses pembangunan Pasar Jeblok Kecamatan Karanganom Klaten berakhir hari ini, Senin (11/12/2017). Bersamaan dengan berakhirnya masa kontrak pembangunan, tim PPHP (Panitia Penerima Hasil Pekerjaan) melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan.

Tim yang beranggotakan perwakilan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disdagkop UMKM), Bagian Pembangunan, Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) dan Dinas Pemukiman dan Perumahan itu merekomendasikan agar penyedia jasa tetap dikenai denda atas kererlambatan.

“Kami melihat masih ada beberapa pekerjaan yang belum rampung. Rekomendasinya tetap dikenai denda,” kata Ahmad Hariyadi SH, salah seorang tim PPHP Pasar Jeblok saat ditemui di Pasar Jeblok, Senin sore

Ahmad yang juga staf di Bagian Pembangunan Setda Klaten menambahkan untuk pekerjaan yang bobotnya besar memang sudah selesai, tetapi pekerjaan yang kecil-kecil sangat banyak yang belum rampung sehingga butuh waktu untuk menyelesaikannnya.

Baca Juga :  Menikmati Sensasi Pasar Apung Sungai Barito

Menurut dia, solusi untuk menyelesaikan pekerjaan yang kecil-kecil itu harus dengan perpanjangan waktu namun tetap dikenai denda keterlambatan.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Pembangunan Pasar Jeblok Catur Setya Nugroho mengakui jika pihak penyedia jasa yakni PT Tri Adi Putra beberapa waktu lalu telah mengajukan permohonan perpanjangan waktu untuk menyelesaikan proyek pembangunan Pasar Jeblok namun ditolak karena menilai sisa waktu hingga tanggal 11 Desember bisa selesai.

Namun saat tim PPHP meninjau dan memeriksa proyek ternyata masih banyak pekerjaan yang belum rampung. Hingga akhirnya sanksi denda atas keterlambatan tidak bisa dihindarkan.

Pada bagian lain, Tulus Nugroho SE, perwakilan PT Tri Adi Putra membenarkan pihaknya telah mengajukan perpanjangan waktu untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Jeblok beberapa waktu lalu. Permohonan perpanjangan waktu itu diajukan untuk mengantisipasi jika akhir kontrak 11 Desember proyek benar-benar tidak rampung.

Baca Juga :  Inilah Cara SSB AMS Jaring Bibit Pesepakbola

Pasar Jeblok dibangun dengan anggaran Rp 3,9 Miliar dari APBD Klaten. Proyek yang dilaksanakan selama 130 hari itu digarap PT Tri Adi Putra. (yve)