Pembangunan Taman Jatinom Terganggu Hari Pasaran

93
Puluhan pedagang ayam tampak berjualan saat pasaran Legi di Taman Jatinom yang sedang dibangun CV Putra Jimbung. (Massal Gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Proyek pembangunan Taman Jatinom yang sedang digarap oleh penyedia jasa CV Putra Jimbung terhambat aktivitas pedagang ternak saat pasaran. Pasalnya, para pedagang tetap berjualan ditengah-tengah proyek meski telah dilakukan sosialisasi beberapa waktu lalu

Ditemui di sela-sela mengerjakan proyek taman, beberapa pekerja mengatakan tidak bisa melarang pedagang yang berjualan di tengah proyek.

“Lha mau bagaimana lagi pak. Kalau dilarang bisa-bisa mereka marah. Mau tidak mau ya dibiarkan saja. Sekalipun aktivitas pedagang ternak itu ya mengganggu pekerjaan kami,” kata pekerja proyek Taman Jatinom.

Ditambahkan, sebenarnya beberapa hari sebelum proyek taman dimulai telah dilakukan sosialisasi kepada pedagang unggas yang sejak dulu telah berjualan disana. Namun karena mereka tidak memiliki tempat lain untuk berjualan maka mereka memilih tetap berjualan di Taman Jatinom meski disana ada proyek pembangunan taman.

Baca Juga :  Pamali Tanam Padi di MT 3, Ini Sebabnya

Pedagang juga membenarkan jika sosialisasi pembangunan Taman Jatinom telah dilakukan sebelum proyek taman dimulai. Akan tetapi pedagang tetap berjualan disana karena tidak punya tempat lain untuk berjualan.

“Dulu disini adalah pasar hewan. Ada sapi, kambing, ayam dan burung. Tetapi beberapa tahun lalu pemda memindahkan pasar sapi ke belakang Pom Bensin Desa Bonyokan. Setelah pasar sapi dipindah dan taman dibangun praktis kami pedagang unggas terpinggirkan,” kata Joko, pedagang ayam.

Sejak saat itulah kata warga Desa Bonyokan Jatinom itu, dirinya bersama pedagang unggas lain hanya berjualan saat pasaran Legi di Taman Jatinom yang lokasinya di depan Kantor Kelurahan Jatinom.

“Sebenarnya ada alternatif tempat lain di lapangan Kelurahan Jatinom tetapi tidak ada pembeli. Akhirnya kami pilih tetap berjualan di taman walau sedang ada proyek,” ujar Joko.

Baca Juga :  Bangunan di Depan Pasar Jeblog, Pemkab Tunggu Itikad Pemilik

Dari pengamatan, Taman Jatinom memang digunakan pedagang unggas seperti ayam dan burung saat pasaran Legi. Bahkan tidak jarang ayam jago yang diminati pembeli untuk dipelihara diadu dulu dengan jago lain yang ada disana.

Sayangnya, saat ini dilokasi mereka berjualan sedang ada proyek pembangunan taman yang otomatis terhambat saat pasaran. (SM)