Pembangunan Tower Seluler Dilaporkan ke Dinas

182

KORANBERNAS.ID — Pembangunan tower seluler di Dukuh Ngalas RT 1 RW 4 Desa Jetis Kecamatan Delanggu Klaten berdampak pada munculnya perbedaan pendapat di antara warga. Warga yang pro dan kontra bersitegang gara-gara pihak perusahaan nekat meneruskan pembangunan tower.

Menurut keterangan warga, perusahaan yang membangun tower seluler kaki tiga setinggi 51 meter di pekarangan warga beberapa hari lalu mengirim material ke lokasi.

Langkah itu dipertanyakan warga karena proyek itu belum memiliki izin dan jelas-jelas sudah dihentikan oleh Tim Pemkab Klaten karena ada masalah di lapangan.

Ternyata warga yang pro tidak setuju karena pengerjaan fondasi sudah dimulai. Warga yang menolak pembangunan tower seluler kemudian melapor ke Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kominfo Klaten.

Baca Juga :  RI Hadir, Kicau Mania Purworejo Gembira

“Surat laporan sudah dimasukkan ke Dinas LH dan Dinas Kominfo. Dan warga yang merasa ditipu selama ini sudah mencabut dukungan pembangunan tower seluler,” kata warga.

Dua orang warga yaitu Sidiq Zaenudin dan Joko Susilo mencabut dukungannya. Mereka merasa ditipu . Saat itu, ada tim menemui dan berkata yang belum setuju pembangunan tower seluler tinggal tiga keluarga. Namun kenyataannya tidak.

Selain melapor ke dinas terkait, warga juga mengirim surat kepada Kepala Desa Jetis. Dan Kepala Desa Jetis Rudi Purwanto menyatakan benarkan kejadian itu.

“Esoknya langsung saya hentikan. Karena perusahaan selalu berdalih izin paralel. Sejak itu kondisi di desa kami kondusif,” jelas Rudi melalui pesan SMS, Senin (07/05/2018) sore.

Baca Juga :  Sinergi Banyak Pihak, Kunci Pilkada Sukses

Diperoleh informasi Dinas Lingkungan Hidup juga telah menerima surat dari warga Desa Jetis Delanggu terkait pembangunan tower itu.

Pengamatan di lapangan, proses pembangunan tower baru pada tahap pembuatan fondasi, diduga karena khawatir ada dampak negatif terhadap warga. (sol)