Pembenahan Angkutan Umum Jadi Harapan Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas

259
Sri Purnomo menyerahkan penghargaan pada pelajar pelopor keselamatan lalu lintas, Senin (14/05/2018).(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman memberikan penghargaan kepada Awak Kendaraan Umum Teladan dan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas tingkat Kabupaten Sleman, Senin (14/05/2018).

Penyerahan penghargaan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan layanan angkutan umum, serta keselamatan lalu lintas di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Dia berharap masyarakat, khususnya para pelajar mengetahui sekaligus menjalankan tata tertib berlalu lintas dengan baik. Terlebih jalanan kini semakin padat oleh para pengendara, sehingga lebih berpotensi untuk terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Tapi dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat menjadi dampak yang positif. Kemudian dapat menyebarkan kepada teman-temannya untuk taat berlalu lintas,” kata Sri Purnomo.

Sri Purnomo juga mengimbau para awak angkutan umum untuk mengutamakan keselamatan para penumpangnya. Dengan begitu, Sri Purnomo berharap mayarakat mau beralih ke angkutan umum sebagai sarana transportasi untuk menghindari kemacetan.

“Dengan pelayanan yang baik, maka ke depan masyarakat akan merindukan angkutan-angkutan umum, karena dirasa jalan sudah sangat padat,” jelasnya.

Sebelumnya, Dishub Kabupaten Sleman telah memilih 15 dari awak kendaraan umum teladan yang merupakan perwakilan dari Koperasi Angkutan di Kabupaten Sleman. Dari jumlah tersebut kemudian dipilih 5 juara, yaitu terdiri dari juara 1, juara 2, juara 3, juara harapan 1 dan juaran harapan 2.

Sedangkan untuk Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas diikuti oleh pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA/sederajat.

Selanjutnya untuk juara 1, 2 dan 3 tingkat SD, SMP dan SMA ini akan dikirim ke tingkat provinsi untuk dilakukan seleksi pelopor selematan tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.(SM)