Pembuatan Talud Harus Sesuai Spek

371
Komisi C DPRD Bantul melakukan sidak ke talud di Sungai Mruwe, Banguntapan, Senin (13/11/2017) siang. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORAN BERNAS.ID — Ketua Komisi C DPRD Bantul, Wildan Nafis SE mengatakan untuk pengerjaan talud sungai harus selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan dan harus sesuai spek. Dengan demikian bangunan tersebut bisa kokoh dan bisa dipertanggung jawabkan secara kualitas.

Jangan sampai karena dikejar waktu, pembangunan talud di sungai dikerjakan secara asal-asalan atau amburadul bahkan tidak sesuai dengan spek yang telah ditentukan.

Demikian dikatakan oleh Ketua Komisi C DPRD Bantul, Wildan Nafis SE saat bersama dengan komisinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan talud Mruwe, Banguntapan, Senin (13/11/2017).

“Saya minta pengerjaan talud harus sesuai jadwal yang telah ditentukan dan harus sesuai spek. Sekiranya sedang banjir, karena sekarang musim hujan maka untuk pompa airnya bisa ditambah karena saya lihat baru ada empat,” kata Wildan.

Baca Juga :  STPP Dukung Program Kota Sehat

Karena jika kondisi tidak kering, maka dirinya khawatir semen dan juga ‘jenangan’ untuk pembuatan talud tidak bisa merekat dengan baik. Bahkan bisa saja menjadi rekah karena basah.

Padahal kunci dari pembangunan di air adalah pondasi harus kuat. Maka strategi harus dilakukan oleh pemborong, salah satunya dengan penambahan pompa air agar lokasi pembangunan talud bisa memiliki kualitas yang bagus sesuai harapan.

Sedangkan Yitno, Kasi Pengelolaan Jaringan irigas SDA, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bantul mengatakan untuk pembangunan talud ditargetkan akan selesai pada bulan Desember.

“Kalau kami berharap pembangunan bisa selesai sesuai target yang telah ditentukan,” katanya.

Sementara yang menjadi kendala dalam peaabngunan memang mengenai genangan air. Maka saran dari komisi C untuk penambahan pompa air, akan mereka lakukan.

Baca Juga :  Biasakan Buka Jendela di Pagi Hari, Apa Manfaatnya?

“Karena yang jadi kendala kita adalah genangan, jadi akan ada penambahan pompa,”katanya.

Terkait kualitas bangunan menurutnya di lapangan ada petugas pengawas dan konsultan pengawas. Maka pembangunan akan selalu ada yang mengarahkan agar sesuai dengan spek yang telah ditentukan.

“Jadi baik jeleknya ya ini bareng-bareng dalam pengerjaan. Saat ini yang memakan waktu cukup banyak adalah pemasangan pondasi,” katanya.

Namun demikian dia optimis semua akan selesai sesuai dengan jadwal yang ada. (yve)