Pemdes Ponggok Tertibkan Pedagang di Depan Kantor

273

KORAN BERNAS.ID — Puluhan pedagang pakaian, suvenir dan tukang foto yang hampir setiap hari berjualan di teras Kantor Kepala Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo akan ditertibkan.

Langkah itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung yang datang. Selain itu, ke depannya yang diperbolehkan berjualan hanya warga Desa Ponggok saja.

“Dalam waktu dekat akan kami tertibkan. Toh yang berjualan dan tukang foto di sana juga bukan warga kami,” kata H Junaedhi Mulyono, Kepala Desa Ponggok, Kamis (18/10/2017).

Para pedagang tersebut umumnya dari Yogyakarta yang berjualan di Desa Ponggok bekerja sama dengan biro perjalanan dan EO (event organizer).

Jumlah mereka yang terdiri dari tukang foto dan pedagang sekitar 30 orang dan telah berjualan sekitar empat atau lima bulan lalu.

Baca Juga :  Warga 112 Desa Sepakat Tak Lagi BAB Sembarangan

Meski para pedagang itu berjualan di emperan namun dinilai menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pengunjung. Selain itu kehadiran mereka juga kerap kali meninggalkan sampah.

Joned, panggilan akrab Junaedhi Mulyono menambahkan pihaknya akan menempatkan petugas keamanan satpam untuk menjaga keamanan dan kenyamanan kantornya.

“Besok-besok kalau sudah ada satpam tidak boleh lagi mereka jualan di sana. Yang mau masuk dilarang,” ujarnya.

Beberapa pedagang batik yang ditemui di emperan Kantor Kades Ponggok mengatakan mereka bisa berjualan di tempat itu setelah mendapat informasi dari petugas hotel di Jogja tempat para tamu menginap.

“Kami dari kawasan keraton dan jualan di sini. Sebab disini (Ponggok) selalu banyak tamu yang berkunjung. Kalau tamunya sudah pulang, kami juga kembali ke Jogja,” kata pedagang batik.

Baca Juga :  Truk Angkut Galon Terperosok di Selokan

Pengamatan di lapangan, para pedagang yang ramai berjualan di teras Kantor Kepala Desa Ponggok sebagian besar pedagang batik, suvenir, topi dan tukang foto. (sol)