Pemimpin Harus Mampu Kenali Wilayahnya

94

KORANBERNAS.ID — Menjadi seorang pemimpin  di wilayah kecamatan, dituntut mampu mengenal wilayahnya sehingga bisa memahami kondisi dan permasalahan yang ada.

Inilah yang dilakukan Camat Imogiri, Tri Tujiana AP MM, yang baru saja menduduki jabatan camat, beberapa hari silam.

“Saya selalu siap terjun ke masyarakat, menyapa mereka dan mengenal berbagai persoalan yang ada di sana,” kata  Camat Tri Tujiana kepada koranbernas di kantornya, pekan lalu.

Dia  berpendapat, pengenalan wilayah itu penting artinya, sebab jika seorang pemimpin mengenal wilayahnya maka akan memahami problem yang ada serta mencari solusinya.

Suami dari Ny Artha Wijayandari SPd, guru SMK Muhammadiyah 1 Wates tersebut juga selalu melibatkan banyak pihak untuk bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul.

Baca Juga :  Teroris Bukan Islam

Selain melibatkan para pegawai Kecamatan Imogiri sendiri, dia juga  menggandeng unsur TNI, Polri, swasta dan masyarakat untuk bergotong-royong membangun Imogiri tercinta.

“Banyak hal yang harus menjadi perhatian kita di sini,” kata ayah dari Fikri, Aulia, Vivi dan Icha tersebut.

Di antaranya pengembangan wisata dan budaya, sektor UMKM, pertanian, kerajinan, pasar tradisional, pengolahan sampah, pengentasan kemiskinan, pengurangan angka pengangguran dan  sektor lainnya.

Semua itu tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Imogiri sehingga Imogiri lebih maju sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bantul.

“Perlu sinergitas banyak pihak untuk bisa mewujudkan hal tersebut. Termasuk bagaimana kita membuat program yang inovatif dan kreatif,” kata alumni SPTDN yang mengawali karier sebagai ASN tahun 1994  itu.

Baca Juga :  Anggota Polisi Dilarang Ambil Cuti

Kreasi dan inovasi perlu dilandasi sikap kerja keras  agar semua program bisa terwujud. “Kita juga harus jeli melihat potensi apa yang ada di Imogiri untuk kita kembangkan menjadi aset yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata peraih gelar Master dari UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) ini.

Agar cita-cita itu terealisasi, langkah yang dilakukan di antaranya  membuka komunikasi seluas-luasnya. Baik melalui forum musyawarah tingkat RT hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dan kabupaten.

“Segala aspirasi tersebut menjadi bahan masukan dan pembahasan untuk membuat program pembangunan Kecamatan Imogiri  ke depan,” kata pria yang  sebelumnya menjabat Camat Dlingo itu. (sol)