Pemkab Kebumen  Berencana Bangun Kawasan Industri

461
Jalan arteri primer, Infrastruktur di sekitar calon kawasan industri Kebumen. Kontrak pembangunan jalan  selesai akhir 2018. Jalan baru tersebut bisa difungsikan 2019. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Meskipun peraturan daerah (perda) yang mengatur pendirian badan usaha daerah pengelola kawasan industri belum ada, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen berencana membangun kawasan industri, tahun depan.

Kawasan industri yang rencananya seluas 120 hektar di  pesisir selatan Kabupaten Kebumen itu diharapkan bisa dimulai dibangun pertengahan 2018.

Kepada wartawan usai peresmian Griya Singgah Eks Psikotik Dosaraso Jumat (22/12/2017), Bupati Kebumen HM Yahya  Fuad, menjelaskan pembangunan kawasan industri di Kecamatan Petanahan sebenarnya bisa dimulai akhir tahun 2017.

Ada anggaran untuk membuat Detail Enginering Design  (DED) dan Basic Enginering Design (BED). Karena khawatir program itu tidak selesai sebab waktunya kurang dari tiga bulan, maka  DED dan BED baru bisa dilakukan tahun anggaran 2018.

Baca Juga :  Desa Penenun di Sleman Ini Terus Berinovasi

Persoalan lain, belum adanya peraturan daerah yang mengatur pendirian perusahaan daerah aneka usaha. Perusahaan daerah harus ada, karena  akan mengelola kawasan industri.

Pemkab Kebumen, menurut Yahya Fuad, pernah mengajukan Raperda Perusahaan Daerah Aneka Usaha. Namun pembahasannya tidak berjalan baik sehingga raperda itu ditarik kembali.

Belum adanya peraturan perundangan yang lebih tinggi yang mengatur perusahaan daerah, menjadi salah satu penyebab  raperda itu ditarik.

Pemkab Kebumen cukup optimistis kawasan industri bisa terbangun di Kebumen. Ada beberapa kelebihan yang bisa menarik investasi di  kawasan industri Kebumen.

Salah satunya upah  pekerja. Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kebumen yang besarnya sekarang Rp 1,5 juta, lebih  rendah  dibanding kabupaten dan kota lain di Jateng.

Baca Juga :  Ini Permintaan Warga Soal Perdais Pertanahan

Investasi yang akan dikembangkan  di kawasan industri Kebumen, menurut Yahya Fuad, adalah industri sepatu dan garmen.

Badan  Koordinasi  Penanaman  (BKPM) sudah mengisyaratkan akan mengarahkan industri  sepatu dan garmen di  Kebumen.  Jika kawasan industri sudah beroperasi, di sana akan ada pabrik yang padat karya sehingga banyak tenaga kerja di sekitarnya terserap.  (sol)