Pemkab Sleman Cari Solusi Kelola Sanitasi Terpadu

122
Seminar pengelolaan sanitasi terpadu, Jumat (8/12/2017), di Pemkab Sleman. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bekerja sama dengan Bremen Overseas Research and Development Association (Borda) mengadakan seminar pengelolaan sanitasi terpadu, Jumat (08/12/2017).

Perwakilan Borda, Purwanto, mengatakan kerja sama antara Borda Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Sleman tujuannya untuk mewujudkan 100 persen pemenuhan akses air minum yang layak, nol persen kawasan kumuh dan 100 persen pemenuhan akses sanitasi layak.

“Obyek dari kerja sama tersebut adalah pengelolaan sanitasi terpadu berbasis masyarakat di Kabupaten Sleman,” katanya.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pengelolaan desentralisasi air limbah domestik, pengelolaan sampah domestik dan lumpur tinja domestik.

Selain itu, juga mencakup pengamanan sumber air baku dan pengembangan SDM pengelola sanitasi.

Baca Juga :  Dinamika PPP DIY Terbilang Unik

Purwanto mengatakan, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dimulai 11 Juli 2017 dengan jangka waktu dua tahun.

“Kerja sama ini dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak. Perpanjangan akan diberitahukan tiga bulan sebelum berakhirnya perjanjian kerja sama,” katanya.

Pemkab Sleman bersama Borda Indonesia merupakan anggota pendiri City Alliance Organisasi. Hal ini bertujuan mencari solusi pengelolaan air perkotaan dengan fokus khusus pada polisentris di perencanaan kota, di antaranya air, air limbah, sampah, dan lumpur tinja.

Forum pertama diadakan di Bangkok Thailand pada 11 dan 12 Oktober 2017 yang dihadiri delapan negara Asia Tenggara. (sol)