Pemprov Sadari Pentingnya Menjaga Ekologi

15
Ridwan Kamil mendampingi Joko Widodo dalam Rakornas PB 2020, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Selasa (4/2/2020).(Humas Pemprov Jabar)

KORANBERNAS.ID, BOGOR–Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya menyadari pentingnya menjaga dan memelihara ekologi. Untuk itu, Pemda Provinsi Jawa Barat (Jabar), sedang  mempersiapkan penanaman 50 juta pohon di seluruh wilayah, untuk mengatasi lahan kritis sekaligus mengurangi potensi bencana alam.

“Seperti disampaikan Presiden, kami akan menanam 50 juta tanaman,” ucap Kang Emil , sapaan akrab Ridwan Kamil, usai menghadiri pembukaan Rakonas Penanggulangan Bencana 2020, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Selasa (4/2/2020).

Rakornas yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan tema “Penanggulangan Bencana Urusan Bersama” ini, dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh sekira 10.000 peserta dari berbagai lembaga di Indonesia, termasuk relawan difabel.

Emil mengatakan, untuk penghijauan ini, pemesanan bibit setengahnya dibantu pemerintah pusat. Sisanya, akan diupayakan oleh Pemda Provinsi Jabar.

Sebelumnya, dalam pidato pengarahannya, Jokowi menekankan bahwa sebagian besar ancaman-ancaman bencana di Indonesia terjadi secara berulang, seperti banjir dan longsor.

Di samping memberikan solusi pembangunan infrastruktur terdampak bencana, Jokowi juga berujar diperlukan solusi yang permanen, khususnya perbaikan ekosistem untuk menanggulangi bencana berulang tersebut.

Salah satu solusi permanen yang ditawarkannya melalui pendekatan vegetative, yakni menanam tanaman akar wangi (vetiver).

“Jangan diurusi fisiknya saja. Akan lebih permanen apabila kita mau merehabilitasi lahan, menanam pohon-pohon yang berakar kuat, seperti akar wangi atau vetiver ini. Solusi pembangunan infrastruktur itu penting, tapi ekologi harus diperbaiki salah satunya dengan penanaman pohon akar panjang dan kokoh,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah baik pusat maupun daerah untuk terus bersinergi dalam melakukan pencegahan, mitigasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, termasuk pengendalian tata ruang berbasis risiko bencana.

Terkait hal ini, Jokowi memerintahkan para kepala daerah baik gubernur maupun bupati dan wali kota, segera menyusun rencana kontinjensi termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan yang dapat dilaksanakan semua pihak.

Adapun Rakornas PB 2020 yang berlangsung di hari kedua ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Negara RI Jenderal Idham Azis. (*)