Pemuda dari Berbagai Negara Ikuti Peringatan Waisak di Candi Mendut

194
Menpora Imam Nahrawi menyampaikan sambutan pada Peringatan Waisak di Candi Mendut, Selasa (29/05/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Perwakilan pemuda dari berbagai negara, Selasa (29/05/2018), ikut hadir pada peringatan Waisak 2562 BE/2018 di Candi Mendut Magelang Jawa Tengah.

Kedatangan para pemuda peserta International Conference on Asian Buddhist Youth 2018 dari negara-negara di ASEAN serta sejumlah negara di dunia itu memperoleh apresiasi positif dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Kehadiran Menpora di Candi Mendut kali ini sekaligus untuk menyampaikan sambutan serta melepas peserta kirab Waisak, dari Candi Mendut menuju Candi Borobodur.

Berkali-kali Imam Nahrawi tidak keberataan melayani ajakan foto bersama dari para pemuda utusan berbagai negara itu, umat Buddha maupun panitia Peringatan Waisak.

Suasana Peringatan Waisak di Candi Mendut, Selasa (29/05/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

Di hadapan ribuan umat Buddha, Imam Nahrawi berharap para pemuka agama ikut berdoa agar penyelenggaraan Asian Games serta Asian Paragames 2018 dapat berjalan sukses.

Dia juga berharap perayaan Waisak kali ini selalu dalam keberkahan sehingga semua urusan kebangsaan dan kehidupan selalu dijaga oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Pada 2017, lanjut dia, dirinya pernah mengatakan, pemerintah harus memberikan ruang bagi pemuda aktivis agama untuk menjadi garda depan memperkuat dan memperokoh bangsa.

Menpora Imam Nahrawi bersama Panitia Peringatan Waisak. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Alhamdulillah, ini menjadi momentum untuk menyampaikan pesan damai dan kasih ke seluruh dunia. Kami bersyukur Waisak tahun ini betul-betul indah, damai dan mengagumkan,” kata Imam Nahrawi.

Khusus kepada perwalilan pemuda dari berbagai negara, Menpora berpesan agar mereka ikut menggaungkan salah satu keajaiban dunia dari Indonesia yaitu Candi Borobudur, sekaligus menyampaikan bukti adanya tebaran cinta kasih dan toleransi di Bumi Nusantara.

“Kalau ingin belajar perdamaian, belajarlah ke Indonesia. Semua perbedaan ada di bawah Pancasila dan Merah Putih,” tandasnya.

Jalannya kirab peringatan Waisak sangat meriah. Usai dilepas oleh Menpora, peserta kemudian menyusuri jalan menuju Candi Borobudur. Sepanjang perjalanan, ribuan warga menyemut menyambut antusias acara tersebut. (sol)