Berkat Sabda Ini, Sultan Dianugerahi Tokoh Peduli Museum

64
Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2018 beraudensi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Senin (24/9/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Gubernur DIY, Sri Sultan HB X kembali menerima penghargaan. Kali ini Raja Ngayogyakarta Hadiningrat tersebut akan dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Museum 2018.

“Penghargaan akan disampaikan pada 14 Oktober nanti di perpustakaan nasional. Nama sultan muncul dari tiga kandidat yang diusung pada tahun ini,” ujar Ketua Dewan Juri Indonesia Museum Awards 2018, Prof Dr Wiendu Nuryanti usai audensi ke Kepatihan, Senin (24/9/2018).

Dipilihnya Sultan sebagai penerima penghargaan, menurut mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (wamendikbud) Bidang Kebudayaan di era pemerintahan SBY tersebut karena menjadi pencetus Pembelajaran Tiga Pilar, yakni di sekolah, prpustakaan dan museum.

Gagasan tersebut bahkan mempengaruhi kebijakan kurikulum di Indonesia hingga saat ini. Bahkan gagasan tersebut jadi acuan dalam pembuatan kurikulum.

Baca Juga :  Seorang Dokter dan 37 Bidan Diangkat Jadi PNS

“Sabda beliau (sultan-red) tentang pembelajaran diluar sekolah pun digunakam oleh kepanitiaan kurikulum dalam pembuatan kurikulum,” tandasnya.

Penghargaan tersebut, lanjut guru besar Fakultas Teknik Arsitektur UGM itu dilakukan sejak delapan tahun terakhir. Sebelum Sultan, penghargaan serupa juga diberikan pada Presiden RI ke-3, BJ Habibie (tahun 2017), Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (Tahun 2016) serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Pembangunan III, Daoed Joesoef (Tahun 2015).

Selain Tokoh Peduli Museum 2018, penghargaan juga diberikan untuk kategori lain seperti Pejabat Peduli Museum, Pengusaha Peduli Museum, Perguruan Tinggi Peduli Museum dan Media Peduli Museum. Untuk tingkat institusi, penghargaan diberikan untuk kategori Museum Cerdas, Museum Lestari, Museum Bersahabat, Museum Inspiratif, Museum Unik dan Museum Populer.

Baca Juga :  Mau Donasi, Sekarang Lebih Mudah dengan Galanggo

“Ada sekitar lima ratus museum yang dinilai untuk mendapatkan penghargaan ini,” jelasnya.

Selama tujuh tahun terakhir ini Indonesia Museum Awardsmemang telah berkembang menjadi ajang prestisius di bidang apresiasi terhadap permuseuman di Tanah Air. Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan penghargaan terhadap tokoh, pengelola museum dan pekerja di bidang sejarah, kepurbakalaan dan permuseuman ini diharapkan mampu meningkatkan apresiasi masyakarat terhadap sejarah, kepurbakalaan, permuseuman dan para pecinta warisan budaya. Diharapkan kegiatan itu mampu menginspirasi generasi muda untuk terus belajar dan mencintai warisan budaya bangsa.(yve)