Pencuri di Kantor Kecamatan Ini Ketahui Kunci Rahasia

194
Budiyanto, pedagang angkringan di  kompleks Kecamatan Sedayu menunjukkan ruang tempat dirinya menyimpan tabung gas, Selasa (13/03/2018). Tabung gas tersebut diketahui hilang pada Senin (12/303/2018) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Pencuri yang satu ini tergolong nekat karena beraksi  di Kantor Kecamatan Sedayu, kendati kantor  selalu ada orang maupun penjaganya. Yang menjadi korban adalah Budiyanto yang setiap hari bersama istrinya membuka angkringan di kompleks kecamatan tersebut.

Pencurian diketahui terjadi Senin (12/03/2018) malam mengakibatkan Budiyanto kehilangan  tabung gas  pink  ukuran 5 kilogram yang belum lama dibelinya seharga Rp 300.000.

Selanjutnya pihak kecamatan, Selasa (13/03/2018) siang  melaporkan  kasus pencurian itu ke Polsek Sedayu untuk diselidiki lebih lanjut.

Budiyanto yang ditemui koranbernas.id hilangnya tabung gas pertama kali diketahui anaknya Senin sekitar pukul 20:00. Saat itu ada pesanan kopi, maka anak Budiyanto bermaksud merebus  air. Namun betapa kagetnya saat menuju ruang penyimpanan tabung gas, ternyata barang itu sudah tidak ada di tempat. Dari dua tabung yang disimpan yakni tabung melon isi 3 kilogram dan tabung pink isi 5 kilogram, tinggal tersisa tabung melon saja.

Baca Juga :  Dampak Siklon Cempaka Meluas, 19 Meninggal

“Saya memang menyimpan dua tabung saya di ruang ini. Kemudian saya tutup pakai terpal,” kata Budiyanto. Setelah itu pintu ruangan dikunci secara rahasia.

Dia heran ketika mendapati tabung miliknya hilang dan pintu tidak rusak. “Berarti yang mengambil ini tahu kunci rahasia pintu ini,” kata Budi sembari menunjukkan pintu tersebut.

Budi yang berjualan angkringan selama dua bulan ini mengaku tidak tahu dan tidak bisa menduga siapa pelaku yang tega mengambil  tabung untuk keperluanya berdagang tersebut.

“Padahal saya malam itu sempat salat Isya di masjid barat kecamatan bersama Pak Camat. Sempat ke kecamatan juga, namun tadi malam saya tidak lihat apa-apa. Tahunya ya saat anak mau merebus air itu,” katanya.

Baca Juga :  Pastikan Fasilitas UNBK Berfungsi

Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin mengaku prihatin dengan adanya kejadian pencurian di kompleks kantor kecamatan. Dia berharap kasus itu segera dibongkar. Sudah ada alat bantu yang dipersiapkan untuk membuka kasus tersebut.

“Kami juga melaporkan kepada pihak kepolisian. Kami siap membantu sekiranya ada hal-hal yang dibutuhkan untuk kepentingan penyelidikan dan menangkap pelaku,” katanya. (sol)