Pendidik Kursus Harus Tersertifikasi

330
Para perias pengantin mengikuti diklat uji kompetensi pendidik kursus dan pelatihan Tata Rias Pengantin di BP PAUD Dikmas DIY, Selasa (10/10/2017).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pendidik kursus saat ini harus tersertifikasi. Tanpa adanya sertifikasi, maka mereka tidak bisa melaksanakan pengelolaan di lembaga kursus dan pelatihan (LKP).

“Untuk bisa tersertifikasi, pendidik kursus harus mengikuti uji kompetensi,” ujar Ketua Tempat Uji Kompetensi Pendidik Kursus dan Pelatihan Pendidikan Non Formal (TUK PKP-PNF) DIY, Drs Suryono dalam Diklat Uji Kompetensi Pendidik Kursus dan Pelatihan Tata Rias Pengantin di BP PAUD Dikmas DIY, Selasa (10/10/2017).

Menurut Suryono, uji kompetensi tersebut akan meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan perubahan sikap pendidik kursus dan pelatihan. Dengan demikian pendidik kursus dapat melaksanakan proses pembelajaran maupun pengelolaan kursus dan pelatihan yang kompeten dan profesional.

Baca Juga :  Pengembangan Pariwisata di Danau Toba Tidak Bisa Abaikan Kaum Milenial

Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 99 Tahun 2014 tentang Standar Pendidik Kursus dan Pelatihan serta PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Uji kompetensi dilaksanakan dalam beberapa tahap seperti diklat, pre teaching dan kemudian ujian teori serta praktek,” ujarnya.

Sementara Humas TUK PKP PNF DIY, Daniek Ariyanto menjelaskan uji kompetensi kali ini bekerjasama dengan DPD Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati DIY. Tahun ini merupakan uji kompetensi ketujuh dari para pendidik kursus dan pelatihan di DIY.

“Untuk kali ini, uji kompetensi diikuti empat puluh dua orang dari organisasi tata rias pengantin,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Dayung Jadi  Ikon Laguna Depok

Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih 18 jam pelajaran pada 10, 11 dan 19 Oktober 2017. Penilaian dilakukan secara menyeluruh untuk pelaksanaan diklat kepanitian, pemberi materi, fasilitas peserta dan lainnya.

“Peserta yang memenuhi syarat kelulusan diberi sertifikat,” imbuhnya.(yve)