Pengelolaan Darah di PMI Perlu Biaya

154
Bupati Sleman, Sri Purnomo menyerahkan piala pada pemenang Lomba Lagu Daerah dalam rangka HUT PMI ke-72 di Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (20/11/2017) malam.(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggelar Malam Penghargaan bagi Relawan dan Juara yang digelar dalam memeriahkan HUT PMI ke-72 tahun 2017. Acara dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (20/11/2017) malam, dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati serta pejabat Sleman lainnya.

Menurut dr Sunartono MKes Ketua PMI Sleman saat ini pelayanan PMI Sleman sudah masuk pada tahap peningkatan kualitas mulai dari penyusunan SOP sampai dengan audit eksternal.

Dikatakan, meskipun PMI merupakan lembaga non komersial namun berusaha untuk bisa mempertanggungjawabkan dana dari masyarakat yang dikelola PMI Sleman dan hasil audit opini wajar tanpa pengecualilan.

Pelayanan yang dulu terbatas siang hari, selama dua tahun terakhir PMI Sleman melayani 24 jam baik kebencanaan, ambulance maupun pelayanan darah.

Baca Juga :  153 RTLH Desa Caturharjo Selesai Diperbaiki

Untuk pelayanan darah menjawab pertanyaan masyarakat harus bayar apabila membutuhkan darah di rumah sakit padahal darah diambil gratis dari masyarakat.

Hal ini mengingat dalam darah ada sel hidup yang mempunyai spesifikasi sendiri sehingga perlu biaya dari pengolahan darah agar aman. Mulai dari screening untuk mengetahui darah sehat bebas dari penyakit dan baru diolah sesuai kebutuhan pasien.

Proses inilah yang perlu waktu dan biaya. Untuk itu bulan dana PMI diperlukan untuk operasional pengolahan darah dan digunakan untuk pelayanan kebencanaan dan ambulance gratis.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan bagi para relawan meliputi tenaga sukarela 6 orang, korp sukarela 4 orang serta pendonor darah sukarela sebanyak 25 an Eko Setiawan dan Furi Fatmasari.

Baca Juga :  Poperda Taekwondo Meriahkan Temanggung

Juga disampaikan hadiah lomba paduan suara PMI juara I SMAN I Sleman, Juara II SMAN I Godean dan Juara III SMAN I Mlati. Sementara untuk kejuaraan lomba menyanyikan laku daerah juara I SMA N I Sleman, Juara II SMA N I Mlati, juara III SMAN I Godean.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan harapannya, agar kiprah para pendonor dan relawan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial kemasyarakatan tanpa memandang golongan, ras, suku ataupun agama tertentu.

Dia berharap, keberadaan dan eksistensi PMI dapat dijaga dan didukung bersama karena kegiatan-kegiatan PMI merupakan implementasi rasa kesetiakawanan sosial yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. (SM)