Penghuni Rumah Singgah Punguti Sampah Pantai

206
Penghuni rumah singgah eks psikotik Dosaraso membersihkan Pantai Setrojenar Kebumen, Senin (08/01/2018) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Untuk pertama kalinya pengelola rumah singgah eks psikotik Dosaraso (semoga menjadi cepat sehat)  Kebumen, Senin (08/01/2018), mengajak 6 orang penghuninya membersihkan kawasan Pantai Setrojenar Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen.

Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk terapi untuk penyembuhan eks psikotik, sehingga bisa menjadi orang yang  produktif.

“Penghuni rumah singgah ditugasi memunguti sampah yang berserakan di pantai yang  berjarak 10 km dari rumah singgah,”  ungkap dr A Dwi Budi Satrio Mkes, Kepala Dinas Sosial  Pengendalian Penduduk dan  Keluarga Berencana Kebumen, kepada koranbernas.id, Senin (08/01/2018) malam.

Para penghuni itu didampingi  Drajat. Dia adalah salah  seorang dari  26 TKSK  (Tenaga  Kesejahteraan  Sosial Kecamatan). Mereka bisa mengikuti  ajakan  Drajat, memungut satu per satu sampah yang  mereka temukan dan mengumpulkan di satu tempat.

Baca Juga :  Pengamanan Jangan Mencolok agar Wisatawan Tak Terusik

Terapi kerja semacam ini, menurut rencanadilanjutkan dengan jenis  kegiatan berbeda.  Misalnya memandikan ternak besar. Cara itu, salah satu terapi untuk membangkitkan kepercayaan diri, memberi hiburan kepada penghuni rumah singgah.

Penghuni rumah singgah memungut sampah kayu. (istimewa)

Pengelola rumah singgah Dosaraso tidak mengajak semua penghuni. Hanya penghuni dengan kondisi kesehatan jiwa tertentu yang diajak  mengikuti terapi kerja semacam ini. “Mereka  tampak antusias  dan bahagia, mengikuti kegiatan  itu,“ kata  Budi Satrio.

Pengelola Dosaraso, menurut Budi Satrio, terus berupaya menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat untuk pemulihan kesehatan jiwa eks psikotik.

Meskipun hingga sekarang belum ada dukungan dana operasional yang bersumber dari APBD Kabupaten Kebumen, kegiatan itu memperoleh dukungan  banyak pihak. “Ada  yang datang memberi  baju bekas, mi instan dan  bahan makanan,” kata  Budi Satrio.

Baca Juga :  Banyak Potensi Pariwisata Lokal yang Belum Tergarap

Rumah  singgah, kata Budi Satrio, dioperasikan  oleh  Staf Bidang  Sosial,  Tagana  (Taruna Siaga Bencana) dan TKSK.  Mereka  bergiliran piket di rumah singgah eks  psikotik pertama  di Kabupaten Kebumen yang dikelola Pemkab Kebumen itu. (sol)