Pengojek Klaten Tolak Angkutan Online

329

KORAN BERNAS, ID–Para pengojek dari berbagai pangkalan di Kabupaten Klaten menolak kehadiran angkutan massal dengan sistem aplikasi. Mereka menuding kehadiran angkutan sistem aplikasi bakal mematikan mata pencaharian yang sudah puluhan tahun dijalani. Sebagai wujud penolakan itu dalam waktu dekat mereka akan melayangkan surat ke dinas terkait.

“Terus terang kehadiran ojek aplikasi telah mengganggu dan mengurangi penghasilan kami. Kami sudah puluhan tahun menjalani usaha jadi tukang ojek,”kata sejumlah pengojek saat ditemui usai pertemuan dengan pihak Dinas Perhubungan Klaten, Rabu (23/08/2017).

Menurut pengojek yang tidak bersedia disebutkan identitasnya itu, setidaknya ada 5 dampak kehadiran ojek aplikasi di Klaten. Pertama mengurangi pendapatan, mematikan pengojek pangkalan, menambah persaingan, menyerobot penumpang dengan berbagai cara dan terjadinya konflik horizontal di lapangan. Karenanya kata mereka, dinas terkait harus mengambil tindakan.

Pertemuan di kantor Dinas Perhubungan tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Angkutan Dishub Joko Suwanto. Sedangkan pengojek pangkalan yang hadir puluhan orang.

Joko Suwanto menjelaskan pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya gesekan di lapangan seperti terjadi di beberapa daerah.

Dia menambahkan DI Klaten saat ini ada dua perusahaana ojek aplikasi, yakni Brab dan Gojek. Sebelumnya, mereka adalah warga Klaten yang beroperasi di wilayah DIY. Tapi dalam perkembangannya, dari hasil pantauan dilapangan ada beberapa yang masuk Klaten sehingga dikhawatirkan menimbulkan terjadinya gesekan di lapangan.

Di Kabupaten Klaten kata Joko Suwanto jumlah pengojek dari kawasan Tegalgondo Kecamatan Wonosari hingga Prambanan ada 500-an orang. Namun yang aktif sekitar 250-an orang tersebar di beberapa pangkalan.

Sementara itu pengamatan di lapangan, ojek sistem aplikasi masuk wilayah Kabupaten Klaten dengan melintasi lokasi strategis seperti tempat wisata, terminal dan stasiun kereta api. Mereka memiliki ciri-ciri berjaket kombinasi hitam-hijau bertuliskan gojek. (SM)