Pengunjung Kempis-kempis Saat Pulang

207
KMT A Tirtodiprojo menyerahkan SK pengangkatan karyawan tetap. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Sebagian pengunjung Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta nafasnya terengah-engah saat pulang dari salah satu obyek wisata legendaris di Kota Yogyakarta itu. Ini karena mereka harus menaiki tangga cukup tinggi.

Mempertimbangkan hal itu, manajemen kebun binatang tersebut mewacanakan pembangunan eskalator atau tangga berjalan, supaya pengunjung yang akan meninggalkan kebun binatang itu tidak kecapekan berjalan kaki di jalur yang menanjak.

“Supaya pengunjung tidak kempis-kempis saat pulang, paling tidak ada dua eskalator. Itu sedang kita kaji apakah nanti adanya eskalator justru merepotkan pengunjung,” kata KMT A Tirtodiprojo, Direktur Utama GL Zoo saat penyerahan SK pengangkatan karyawan tetap kepada enam karyawan kontrak di kebun binatang tersebut, Jumat (01/09/2017).

Baca Juga :  Jaga Keutuhan Bangsa, Pers Punya Peran Strategis

Enam karyawan yang diangkat tetap itu adalah Hendri Dwi Kisworo (staf unit mamalia bidang perawatan satwa), Joko Pamungkas (staf unit reptile dan pisces bidang perawatan satwa),  Henri Sulistiyo (staf pemeliharaan perkantoran bagian rumah tangga). Dwi Yuni Setyaningsih (staf bagian kepegawaian), Lestari Mulyono (staf unit wahana air bidang rekreasi) dan Yuliawan (staf unit wahana air bidang rekreasi).

Menurut Joko, panggilan akrabnya, di usia ke-64 tahun atau delapan windu ini sudah saatnya GL Zoo menjawab tantangan zaman dengan mengoptimalkan obyek wisata yang dikelolanya. “Kami juga berencana mengoperasikan GL Zoo pada malam hari,” tambahnya.

Dia menyadari, kemajuan GL Zoo tak hanya bisa dinilai dari tingkat atau jumlah kunjungan, namun ada indikator lain. Karena itu, GL Zoo terus berbenah dengan menyiapkan pembangunan zona cakar dan melanjutkan pembangunan sarana-prasarana lainnya untuk kenyamanan pengunjung.  “Di usia delapn windu ini kami ingin berubah,” ucap Joko. (sol)

Baca Juga :  Mahasiswa Ajak Siswa SD ke GL Zoo