Penting, Mahasiswa Belajar Kepemimpinan

300
Rizali Zakaria (tengah kanan) bersama R. Suharyadi (tengah) dan mahasiswa Universitas Gajah Mada usai menggelar pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Gajah Mada. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Mahasiswa perlu belajar mengenai kepemimpinan. Bahkan sejak mereka masih di awal bangku kuliah, pembelajaran mengenai kepemimpinan ini amat penting untuk membekali mahasiswa sebagai calon pemimpin di masa depan.

Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Rizali Zakaria mengatakan, jiwa kepemimpinan tidak muncul serta merta. Untuk bisa menjadi pemimpin yang memiliki integritas dan berkarakter, perlu pembinaan dan pelatihan terus menerus sejak dini.

“Mendorong pembentukan jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan kader penerus yang berkualitas dan andal,” kata  Rizal, disela-sela Pelatihan Kepemimpinan bagi Mahasiswa Berprestasi Universitas Gajah Mada, 7-8 April 2018.

Menyiapkan dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan SDM ini, menjadi tanggungjawab semua pihak. Bukan hanya kalangan kampus dan sekolah, tapi juga masyarakat dan bahkan kalangan dunia usaha dan industri termasuk perbankan.

“Itulah mengapa kami sudah sejak lama memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan, melalui berbagai program beasiswa dan pelatihan. Semata-mata untuk andil memberikan bekal terbaik bagi SDM masa depan,” katanya.

Hadir untuk membuka pelatihan dan Direktur Kemahasiswaan Universitas Gajah Mada Dr. R. Suharyadi, M.Sc di Hotel Grand Mercure, Yogyakarta. Pelatihan ini bertujuan membantu para mahasiswa berprestasi dari Universitas Gajah Mada mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.

Rizali mengatakan, pelatihan yang diinisiasi BCA ini merupakan salah satu upaya BCA dalam membantu para mahasiswa Universitas Gajah Mada membentuk jiwa yang berintegritas untuk menjadi pemimpin yang berkarakter.

“Pelatihan ini juga merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur BCA yang telah hadir di tengah masyarakat Indonesia selama 61 tahun. Sebagai wujud kepedulian BCA untuk generasi muda Indonesia guna membantu para mahasiswa untuk mengenal dan menggali potensi diri yang dapat dikembangkan, sehingga mampu memberikan kinerja maksimal di dunia kerja,” tambah Rizali.

Untuk memperlengkapi para mahasiswa, BCA menghadirkan pembicara dari Unison Training & Outdoor Activity sebagai fasilitator dalam pelatihan kepemimpinan ini. Selama dua hari, mahasiswa diberi bekal dan motivasi mengenai membangun karakter yang berintegritas serta persiapan menuju dunia kerja.

Sehari sebelumnya, para mahasiswa penerima beasiswa Bakti BCA ini juga telah mengikuti mentoring sebagai sarana pengembangan diri melalui sharing dari manajemen BCA serta sarana interaksi antara penerima beasiswa. (SM)