Penyandang Cacat Merasa Hidupnya Miskin

126
Untung Subagyo, Ketua Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia Cabang Gunungkidul memberi penjelasan kepada wartawan usai mendatangi Dinas Sosial Gunungkidul, Selasa (27/03/2018). (st aryono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Puluhan penyandang cacat mendatangi Dinas Sosial (Dinsos0 Gunungkidul. Kedatangan kaum difabel ini karena merasa terpinggirkan dan kurang memperoleh perhatian pemerintah.

“Selama ini belum ada pemberdayaan kaum difabilitas. Banyak penyandang cacat meski punya potensi namun karena tidak diberdayakan akhirnya hanya menganggur dan hidup miskin,” kata Untung Subagyo, Ketua Komite Advokasi Penyandang Cacat Indonesia Cabang Gunungkidul pada wartawan usai diterima Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti, Selasa (27/03/2018).

Untuk itulah para difabel meminta Dinas Sosial membuat Surat Keputusan (SK) Bupati, agar ribuan penyandang cacat di kabupaten ini bisa mendapatkan bantuan anggaran pemerintah.

“Kami sulit mendapatkan bantuan modal usaha, sehingga sangat sulit membuka lapangan kerja,” tambahnya.

Baca Juga :  Menteri Sebut Buruh Migran Pekerjaan Mulia

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Gunungkidul, Siwi Iriyanti, mengatakan ku udah banyak memperhatikan difabel. “Hanya saja karena terbentur keterbatasan anggaran, belum semua bisa terakses,” jelasnya.

Meski demikian pihaknya berjanji akan terus berupaya agar penyandang cacat bisa hidup layak, termasuk selalu dilibatkan dalam berbagai program pemerintah.

“Kami harapkan sabar. Berbagai keluhan mereka akan segera ditindaklanjuti,” kata dia. (sol)