Penyandang Disabilitas Dilatih Padamkan Api

205
Para siswa RSBG memperagakan cara mengatasi kebakaran (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Temanggung bersama Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan simulasi bencana kebakaran. Ini merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKSBN).

Simulasi yang diikuti anak-anak penyandang disabilitas ini tujuannya untuk melatih kewaspadaan, pengetahuan cara melindungi diri dan mengatasi bencana kebakaran.

Dalam simulasi kali ini mereka diberikan arahan cara memadamkan api kecil maupun besar serta arahan cara membantu dan mengevakuasi teman atau korban yang luka.

Pelatih harus benar-benar kerja keras memberi pengarahan kepada anak-anak disabilitas. “Pasti banyak kesulitan, tapi kami dengan semangat dan sabar membimbing anak-anak disabilitas di BBRSBG ini,“ ungkap Gito Walngadi, Plh Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Senin (30/04/2018).

Sebelum dilatih, para siswa sudah diberikan pemahaman dan pengarahan mengenai cara menghadapi bencana kebakaran dan cara untuk mengevakuasi korban yang luka.

Menurut dia, pada pelaksanaan simulasi, para penyandang disabilitas dibagi tiga kelompok dengan tingkat pemahaman yang berbeda, sehingga pelaksanaan simulasi berjalan baik dan aman.

“Semoga dengan adanya kegiatan simulasi tanggap bencana ini para siswa penyandang disabilitas paling tidak bisa melindungi dirinya sendiri, seperti contoh tadi melindungi kepalanya dengan bantal,“ ungkap Ambar, Kepala Bidang Penyaluran dan Bimbingan Lanjut BBRSBG Temanggung. (sol)