Penyandang Distabilitas Harus Mampu Mandiri

143
Penyandang disabilitas tampil dalam peringatan HDI 2017 di Temanggung, Senin (11/12/2017). (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Disabilitas harus mampu mencapai kemandirian dan dapat memperoleh hak yang sama di tengah masyarakat. Karena penyandang disabilitas juga memiliki kemampuan kalau dibantu.

Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung, Muhardiani ketika ditemui disela peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2017, Senin (11/12/2017) mengatakan, HDI tahun ini mengambil tema ‘Menuju Masyarakat Inklusi yang Tangguh dan Berkelanjutan’.

Dikatakan Muhardiani, inklusi mengandung makna bahwa penyandang disabilitas harus dilibatkan dalam upaya – upaya pembangunan, sedangkan untuk berkelanjutan berarti tidak hanya sekali saja, tetapi kegiatan seperti ini, maupun berbagai program–program harus dilaksanakan secara berkesinambungan.

“Peringatan HDI ini merupakan komitmen Indonesia untuk menjunjung tinggi harkat martabat serta hak – hak penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Menurutnya, peringatan HDI tahun ini, pihak BBRSBG juga melibatkan UKM, seperti hasil olahan makanan, kerajinan, kopi dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk lebih memperkenalkan penyandang disabilitas dalam dunia usaha.

“Kita memperkenalkan, ternyata penyandang disabilitas itu juga memiliki kemampuan kalau kita bantu, kalau kita beri intervensi,” ungkap Murhardjani.

Acara yang berlangsung di lapangan tenis BBRSBG Kartini Temanggung tersebut dihadiri sebanyak 343 peserta yang berasal dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Magelang, Temanggung, Yogyakarta, Salatiga, Sragen, Surakarta dan Semarang. Berbagai macam pertunjukan ditampilkan oleh para peserta mulai dari band, tarian, gamelan hingga permainan drumband.

Sementara itu ditemui secara terpisah Bupati Temanggung HM Bambang Sukarno mengatakan, untuk beberapa fasilitas umum yang ada di Temanggung, seperti alun–alun, perkantoran, taman kota akan diberikan jalan khusus untuk penyandang disabilitas.

Selain itu pihaknya juga menghimbau kepada perusahaan-perusahaan di Temanggung aagar dapat memberikan lapangan kerja untuk penyandang disabilitas dengan ketentuan yang tidak membahayakan. Hal tersebut menurutnya mampu mendorong penyandang disabilitas dalam menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri bahwa mereka di terima oleh masyarakat.(yve)