Penyu Hijau Itu Akhirnya Bebas

109
Sejumlah nelayan Pantai Congot, Desa Panjatan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (01/03/2018) kemarin melepas liarkan seekor penyu hijau yang cukup besar. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID –Sejumlah nelayan Pantai Congot, Desa Panjatan, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (01/03/2018) kemarin melepas liarkan seekor penyu hijau yang cukup besar. Penyu tersebut semula ada didarat karena tersangkut jaring nelayan sehari sebelumnya.

Tukiman nelayan setempat menjelaskan penyu seberat sekitar 70 kg tersebut tersangkut jaring eret miliknya Rabu (28/02/2018). Sekitar pukul 15.00 dia menebar jaring eret yang panjangnya sekitar 700 meter dari tepi pantai.

Rukiman menduga mendapat tangkapan ikan pari berukuran besar. Dia pun kemudian berusaha menarik ke tepi dibantu sekitar lima orang lainnya hingga pukul 19.00 baru berhasil ditarik ke darat.

“Saya kira dapat ikan pari, ternyata dapatnya penyu hijau,” ungkap Rukiman yang juga anggota Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Jangkaran. Kondisi peyu sudah lemas karena terombang-ambing ombak.

Baca Juga :  PKL Alun-alun Purworejo Ngotot Gugat Bupati, Ini Alasannya

Memagami penyu merupakan satwa dilindungi, Rukiman kemudian melaporkannya kepada Ketua Pokwasmas Desa Jangkaran untuk pesisir, laut, dan ekosistemnya. penyu yang lemas, dipulihkan dulu kesehatannya dengan diletakkan di kolam pemandian anak-anak yang ada di Pantai Congot sebelum dilepas kembali.

“Kamis pagi kondisinya kelihatannya sudah sehat sehingga akan dilepas,” kata Rukiman saat menyiapkan pelepasan kembali penyu itu bersama BKSDA, Pokwasmas, warga, dan nelayan lainnya.

Kepala Resot BKSDA Kulonprogo, Gunadi, menyampaikan apresiasi kepada nelayan dan warga di Pantai Congot yang memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan penyu. Pihaknya berharap agar warga terus menjaga kelestarian alam termasuk melindungi satwa-satwa dilindungi seperti penyu.

Penyuluh Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Resot BKSDA Kulonprogo, Kus Mardiastuti mengatakan, melihat ciri-cirinya, penyu tersebut merupakan jenis penyu hijau dan berjenis kelamin betina. Penyu itu diindikasi akan bertelur di kawasan Pantai Congot karena saat ini memang waktu-waktu penyu bersarang dan bertelur.

Baca Juga :  Banyak Keluarga Minta Dimiskinkan

Astuti juga mengapresiasi kepedulian nelayan Pantai Congot sudah sangat peduli pelestarian satwa dilindungi. (yve)