Penyuluh Pertanian Ikuti Uji Kompetensi

334
Peserta mengikuti uji kompetensi Penyuluh Pertanian yang digelar STPP, 16-18 Agustus 2018. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Jurusan Penyuluhan Pertanian Yogyakarta menggelar uji kompetensi bagi tenaga penyuluh pertanian. Uji kompetensi yang digelar di kampus setempat, 14-16 Agustus 2018 diikuti 34 peserta.

Ketua Panitia Uji Kompetensi Ir. Amie Sulastiyah, MM mengungkapkan, kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka menjamin mutu pelayanan dan mendapatkan tenaga penyuluh pertanian yang kompeten dibidangnya. Selain itu ditunjang dengan adanya sertifikat yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI).

“Dengan ditetapkannya sertifikasi profesi bagi penyuluh pertanian, maka profesionalitas penyuluh pertanian mendapat legalitas formal dan diakui masyarakat,” paparnya.

Menurut Amie, uji kompetensi diikuti mahasiswa yang baru saja menyelesaikan studinya atau diwisuda pada 13 Agustus 2018. Sebanyak 34 peserta ikut uji kompetensi pada level Supervisor dengan didampingi lima assesor Penyuluh Pertanian.

“STPP mjd Tempat Uji Kompetensi sehingga para alumni STPP mendapatkan semua kegiatan Uji Kompetensi ini,” ujarnya.

Peserta mengikuti uji kompetensi Penyuluh Pertanian yang digelar STPP, 16-18 Agustus 2018. (istimewa)

Uji Kompetensi dibuka oleh Wakil Ketua I Dr. Rajiman, SP., MP. Dalam arahannya Rajiman menyampaikan peserta mengikuti semua kegiatan dari Konsultasi Pra Assesmen dan Assesmen bagi Penyuluh Pertanian dan Calon Penyuluh Pertanian. Dengan demikian mereka telah memenuhi syarat guna mendapatkan tenaga Penyuluh Pertanian yg kompeten sesuai dengan SKKNI.

“Diharapkan kita mendapatkan tenaga Penyuluh Pertanian yang bersertifikat profesi sesuai dengan SKKNI dari hasil pendidikan di STPP,” ungkapnya.(yve)