Perempuan Wajib Miliki Keterampilan Hidup

90
Bupati Bantul Drs H Suharsono meninjau hasil kerajinan GP3M di Pendopo Parasamya, Kamis (13/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Gerakan Pendidikan Perempuan Penggerak Masyarakat (GP3M) Kabupaten Bantul menggelar bazar di Pendopo Parasamya, Kamis (13/09/2018). Kegiatan ini diikuti semua peserta yang pernah mengikuti program GP3M. Mereka  diantaranya mengikuti pelatihan kecakapan hidup perempuan untuk  5 kelompok yang dilaksanakan oleh TP PKK Desa Donotirto berupa pelatihan aneka olahan makanan berbahan baku lokal dengan peserta 20 orang. PKBM Mandiri Dusun Karen Desa Tirtomulyo,Kecamatan Kretek dengan pelatihan aneka kue basah dan kering dengan jumlah peserta 20 orang.

Kemudian PKBM Pelitasari  Dusun Gerselo, Desa Poncosari,Kecamatan Srandakan dengan pelatihan hantaran   bagi 20  peserta. Ada LKP Anisa Kepuhan, Desa Timbulharjo Sewon dengan pelatihan jilbab instan serta LKP Srikandi Dusun Peni Pabapang dengan pelatihan membatik.

Baca Juga :  Budi Pekerti Pondasi Generasi Milenial

Juga ada pelatihan di Desa Vokasi,Desa Gilangharjo.Kecamatan Pandak  berupa pelatihan keterampilan pengolahan limbah plastik, pelatihan membuat hantaran, pelatihan membuat lenan rumah tangga, pelatihan memasak kue dan pelatihan menjahit masing-masing untuk 20 peserta.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini akan  meningkatkan kualitas kecakapan personal, sosial keterampilan dan intelektual melalui peningkatan kemampuan perempuan,”kata Bupati.

Juga mampu mereduksi potensi dampak resiko sosial terhadap perempuan, memfasilitasi terciptanya perempuan marginal agar bermartabat, membangun mental mandiri dan wira usaha untuk pemberdayaan.

Sedangkan untuk Desa Vokasi bertujuan untuk  untuk menggali potensi setempat, memberdayakan potensi tenaga kerja yang ada disitu, menciptakan lapangan kerja baru serta menumbuhkan jiwa wira usaha. (yve)

Baca Juga :  Pemimpin Wajib Jadi Manajer