Periksa Kesehatan Gratis? Datang Saja ke Bantul Ekspo

81
Pengunjung memanfaatkan stan Dinas Kesehatan di arena Bantul Ekspo (BE) 2018 Kompleks Pasar Seni Gabusan (PSG) untuk memeriksakan kesehatan gratis.  (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bagi masyarakat  yang ingin periksa kesehatan gratis bisa datang ke stan Dinas Kesehatan (Dinkes) di Kompleks Pasar Seni Gabusan (PSG) Jalan Parangtritis Km 9,5 dalam event Bantul Ekspo 2018.

BE digelar sejak 27 Juli hingga 6 Agustus  mendatang dan pelayanan diberikan mulai pukul 08:00 hingga 21:00.

Dina Andriyanti SKM, staf Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Bantul mengatakan setiap hari pihaknya menyediakan kuota pemeriksaan 100 orang, berupa periksa gula darah, kolesterol, asam urat dan tensi.

“Semua gratis, jadi yang periksa tidak perlu mengeluarkan biaya. Kuota kita 100 orang untuk setiap jenis pemeriksaan per harinya,” kata Dina kepada koranbernas.id di stand Dinkes Bantul, Selasa (31/07/2018).

Melalui pemeriksaan tersebut masyarakat mengetahui jenis penyakit yang ada dalam tubuh mereka, kemudian dilakukan pengobatan. Disediakan pula layanan konsultasi kesehatan usai pemeriksaan, secara cuma-cuma.

Baca Juga :  Jajaran Ditlantas DIY Dikumpulkan Selepas Subuh

Bagi yang ingin konsultasi tanpa periksa kesehatan juga dilayani. “Jadi kami persilakan masyarakat datang ke stan kami dan manfaatkan program yang ada,” kata Dina.

Dinkes juga mengkampanyekan lima pilar kesehatan kepada masyarakat. Yaitu, jangan ngising (Buang Air Besar: BAB) sembarangan, cuci tangan menggunakan sabun sebelum makanan atau beraktivitas, amankan air minum dan makanan dari debu dan kotoran serta pisahkan atau pilah sampah dan resapan air kotor.

“Lima pilar ini sangat penting artinya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” terangnya.

Bukan hanya sosialisasi menggunakan gambar, di stan Dinkes Bantul juga ada maket rumah sehat termasuk bagian-bagian yang harus ada. Di antaranya mengenai  bagian resapan air kotor atau limbah rumah tangga.

Baca Juga :  Warga Pakai Tangga Dekati Sumber Api di Lantai Dua

Menurut Dina, limbah rumah tangga tidak boleh dibuang sembarangan termasuk ke sungai. Namun harus diresapkan setelah melalui proses terlebih dahulu sehingga aman dan tidak mencemari lingkungan.

Tekniksnya, limbah dari dapur  harus dialirkan  ke perangkap lemak sebelum akhirnya limbah masuk ke peresapan. Untuk air mandi bisa langsung ke peresapan, sedangkan kotoran dari WC harus masuk septik tank sebelum akhirnya air bermuara ke resapan pula.

“Setiap rumah  harus memiliki resapan air kotor dalam rangka menunjang rumah sehat,” katanya.

Di stan tersebut ada timbangan massa tubuh hingga kuis berhadiah beragam alat elektronik yang  diundi saat penutupan BE pada 6 Agustus malam. (sol)