Pertama di Indonesia, Wahana Psicobloc Hadir di Owabong

1481
Psicobloc, wahana baru di obyek wisata Owabong Purbalingga. Pembangunannya kini terus dikebut, dan siap dioperasikan mulai 18 Desember 2017 mendatang. (koranbernasid/prasetiyo)

KORANBERNAS.ID–Obyek wisata air Bojongsari (Owabong) yang selama ini menjadi ikon wisata Kabupaten Purbalingga, terus berinovasi. Terbaru, manajemen Owabong menghadirkan  Wahana psicobloc (panjat dinding tanpa tali diatas kolam). Di Indonesia, wahana psicobloc baru pertama kali ini ada. Dan di dunia, baru ada di Utah Amerika Serikat dan di Catalunya Spanyol. Psicobloc merupakan bagian dari wahana Coralia 3 yang akan diresmikan 18 Desember 2017 mendatang.

Direktur Perusahaan Daerah (PD) Owabong, Drs Hartono mengatakan, wahana Coralia 3 berada pada lahan seluas 2.000 meter persegi. Wahana ini menyuguhkan tagline “the spirit of water fun adventure”.

“Selain daya pikat utama berupa psicobloc, di dalam Coralia 3 juga dilengkapi sejumlah wahana lain yang menarik dan jarang ditemukan di daya tarik wisata air di Indonesia,”ujar Hartono di Owabong, Purbalingga, Sabtu (9/12).

Wahana lain selain psicobloc, jelas Hartono, antara lain flip, sweeper jump, highline dan snorkeling. Di wahana flip mirip di Rusia, pengunjung bisa berayunan dan terjun bebas ke air. Kemudian wahana sweeper jump, merupakan sapuan jarum berputar untuk kompetisi outbond.

Sweeper jump mirip acara tayangan tipe out di Amerika Serikat dan Australia. Sedang wahana highline, pengunjung bisa berjalan pada seutas tali diatas ketinggian kolam. Jika tak mampu menjaga keseimbangan, maka jatuhnya ke air.

“Untuk wahana snorkeling, wisatawan baik anak-anak maupun dewasa berfoto didalam air. Wisatawan menyelami dasar air seperti di dunia Spongebob dan Nemo, serta bisa juga berfoto didalam pesawat jatuh di air. Bisa juga berfoto di kerajaan kuno yang berada di dalam air,” jelas Hartono.

Hartono menambahkan, meski akan diresmikan pada tanggal 18 Desember 2017 bersamaan dengan peringatan hari jadi ke-187 Kabupaten Purbalingga, wahana tersebut mulai tanggal digelar berbagai lomba pada tanggal 9 – 15 Desember 2017.

Sementara itu Kepala Divisi Operasional dan Pengembangan Owabong Drs Eko Susilo mengatakan, selain menyiapkan wahana baru, pihaknya juga akan melakukan penataan parkir agar kendaraan-kendaraan pengunjung bisa lebih tertata dan rapi.

Dalam akhir pekan ini, juga akan digelar konser Payung Teduh. Konser ini kemungkinan akan menjadi konser terakhir bagi Payung Teduh karena vokalisnya, Mohammad Istiqamah Djamad akan mundur dari grup musik itu.

“Selama tahun 2017, kami menargetkan jumlah pengunjung Owabong mencapai 1,2 juta orang dan khusus bulan Desember sekitar 200.000 orang. Hingga saat ini, tingkat kunjungan tetap tinggi meskipun sedang musim hujan,”katanya.

Eko menambahkan, PD Owabong juga mengelola hotel di sekitar objek wisata air itu dengan kapasitas 82 kamar.

“Menjelang libur akhir tahun, pengunjung disarankan memesan kamar sedini mungkin sembari menikmati wahana baru di Owabong,” tambah Eko Susilo. (SM)