Pertamina Ingatkan Jaringan Pipa BBM Rawan Bocor

300
Petugas, Selasa (05/09/2017) mengukur ulang tanah Pertamina yang digunakan untuk menanam pipa transfer BBM di Jalan Cendrawasih, Kebumen. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–PT Pertamina terus melakukan  penertiban bangunan atau penghuni tanpa hak (PTH) , yang berada diatas pipa distribusi/transfer bahan bakar  minyak (BBM). Penertiban bangunan atau PTH  ini, dilakukan selain untuk melindungi pipa distribusi  yang sudah, juga untuk keselamatan (safety) masyarakat di sekitar pipa BBM itu.

“Pipa transfer BBM ditanam tahun 1972. Sudah tua. Tentu rawan bocor. Apalagi jika diatasnya ada bangunan,” kata Muslim Dharmawan, Comunication and Relation PT Pertamina Jawa Bagian Tengah,  kepada koranbernas,id, melalui telepon selulernya, Selasa (05/09/2017).

Pipa transfer BBM masih difungsikan untuk transfer Pertamax, gasoline, serta premium. Bahan bakar yang disalurkan, mudah terbakar. Sehingga sangat berbahaya,  jika terjadi kebocoran. Apalagi  jika di atasnya ada bangunan rumah atau permukiman.

Baca Juga :  Rekonstruksi Batal, Pemeliharaan Jalan Selatan Sulit

Pipa trasnfer BBM dari Cilacap ke Rewulu, hingga Boyolali, tiap hari difungsikan. Jaringan ini menurut Muslim rawan bocor. Akan lebih rawan, jika diatasnya ada PTH atau bangunan. Karena itu, penertiban PTH dan bangunan upaya untuk mencegah kejadian yang bisa  mengancam keselamatan masyarakat.

Upaya penertiban dilakukan secara bertahap. Dari mulai sosialisasi rencana penertiban PTH, pengukuran tanah milik Pertamina, yang digunakan untuk menanam pipa transfer BBM,  hingga pembongkaran bangunan.

Tahapan pembongkaran bangunan, Pertamina memilih 2 opsi. Pemilik bangunan bisa membongkar sendiri, bangunan yang berdasarkan hasil  pengukuran bersama   Kantor Pertanahan Kebumen, berada diatas tanah milik Pertamina.  Jika tidak mampu, Pertamina siap untuk  menyediakan alat untuk membongkar.

Baca Juga :  Berharap Bantuan, Malah Ditawari Utang Bank

Musim Dharmawan belum bisa menyebut jumlah PTH atau bangunan yang akan ditertibkan. Cukup banyak PTH/ bangunan yang berada diatas tanah milik  Pertamina dan pipa trasnfer BBM.

Diantaranya di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Panjer dan  Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan  Kebumen, Kabupaten Kebumen.

Hari Selasa (05/09/2017), petugas dari Petamina, Kantor Pertanahan Kebumen dan Kantor Lurah Tamanwinangun dan Panjer melakukan pengukuran ulang aset milik Pertamina di sepanjang Jalan Cendrawasih.

Sejumlah pemilik bangunan yang berdiri diatas tanah milik Pertamina, sudah membongkat sendiri bangunannya. (Nanang W Hartono/SM)