Perubahan Tata Ruang Selesai Tahun Ini

231

KORANBERNAS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo memastikan, penyusunan perubahan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) terkait dibangunnya bandara, selesai tahun ini, setelah ada komunikasi dengan PT Angkasa Pura I selaku pemrakarsa pembangunan NYIA (New Yogyakarta International Airport).

“Kami sudah komunikasi dengan PT Angkasa Pura I untuk mendapatkan siteplan bandara yang menerapkan model airport city. Dokumen tersebut penting untuk menyesuaikan penyusunan RTRW kita,”  ujar Langgeng Raharja, Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Pemkab Kulonprogo, Jumat (29/09/2017).

Dalam RTRW diatur penempatan suatu kawasan diperuntukkan apa saja, suatu wilayah tidak diizinkan untuk apa saja.

“Di sekitar airport city merupakan kawasan pendukung bandara sehingga harus sesuai dan saling terkait secara sinergis. Setiap wilayah diatur agar ada kesesuaian dan keterkaitan dengan fungsinya,” kata Langgeng.

Baca Juga :  Diskominfo Gelar Ekspos Hasil Monev PPID

Pihaknya juga sedang menyiapkan kawasan metropolis. “Kawasan metropolis tahun ini memasuki persiapan teknis. Namun prolegda-nya akan masuk di tahun 2018,”  kata dia.

Selain komunikasi dengan PT Angkasa Pura Langgeng juga berkoordinasi dengan Provinsi DIY. Ini karena RTRW Kabupaten harus sinkron dengan RTRW provinsi.

Terpisah, Pimpro Pembangunan NYIA, Sujiastono, menyatakan  RTRW sekitar bandara harus nyambung dengan siteplan airport city. Keduanya harus saling mendukung supaya semuanya berjalan bersama dan maju bersama.

“Menurut saya yang tidak kalah pentingnya Pemkab segera menyiapkan sumber daya masyarakat sekitar. Bagaimana memberdayakan masyarakat menjadi pemain pembangunan dan operasional bandara,” kata dia. (sol)