Perusahaan Besar-UMKM Didorong Perkuat Kemitraan

50
Penandatanganan MoU kemitraan antara perusahaan dengan UMKM, Jumat (28/09/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Dalam rangka menjalin hubungan kewirausahaan yang saling menguatkan antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (DPMPPT) Sleman menyelenggarakan Temu Kemitraan Penandatanganan MoU PMA/PMDN dengan Mitra Binaan UMKM 2018.

Kepala Dinas DPMPPT Kabupaten Sleman, Sutadi Gunarto menjelaskan bahwa penandatanganan MoU melibatkan 6 perusahaan dengan 16 UMKM binaan.

Perusahaan yang melakukan penandatanganan MoU yaitu PT Primissima (5 UMKM binaan), PT. Mirota (2 UMKM binaan), PT Angkasa Pura 1 (2 UMKM binaan), PD Bank Sleman (3 UMKM binaan), BPD DIY Cabang Sleman (2 UMKM binaan) dan PT Garuda Mitra Sejati (1 UMKM binaan).

Baca Juga :  Parpol Sengaja Daftar di Hari Terakhir

“Penandatanganan ini juga untuk menjalin kerjasama yang saling menguatkan dan pembinaan berkelanjutan antara PMA atau PMDN dengan UMKM Sleman,” jelas Sutadi Gunarto di The Rich Hotel Jogja, Jumat (28/09/2018).

Sutadi menjelaskan, dalam acara ini pihaknya menghadirkan beberapa asosiasi yang terkait dengan sektor industri.

“Dengan saling mengenal diharapkan dapat terjalin kerjasama untuk pembinaan yang mengarah produk berorientasi ekspor sehingga dapat menunjang pariwisata serta berdampak pada munculnya peluang investasi baru,” tambahnya.

Sementara  Bupati Sleman, Sri Purnomo yang  menyaksikan penandatangan MoU menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, temu kemitraan menjadi wujud kepedulian perusahaan-perusahaan besar memajukan UMKM. Terlebih iklim usaha di Kabupaten Sleman saat ini terus berkembang karena munculnya destinasi wisata baru serta Sleman sebagai rujukan pendidikan di DIY.

Baca Juga :  Pemerintah Didesak Naikkan Harga Cukai Rokok

Bupati mengharapkan kerjasama yang dijalankan dapat berjalan seimbang.

“Saya percaya para perusahaan bisa mendapat keuntungan lumayan.  Dengan demikian diharapkan para UMKM yang menjadi mitra binaannya juga diupayakan mendapat keuntungan yang seimbang supaya dapat lebih kuat dan berkembang dengan baik dalam membangun usahanya,” tuturnya. (SM)