Peserta Lomba Marching Band Bersemangat

96
Peserta lomba Marching Band bersemangat tampil di Museum Benteng Vredeburg. (dwi suyono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Anak-anak peserta Lomba Marching Band/Drumb Band Tingkat TK dan SD se-DIY terlihat bersemangat tatkala tampil di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu (12/05/2018).

Event tahunan yang sudah memasuki tahun kelima itu, kali ini mengusung tema Satukan Nada dan Irama untuk Indonesia. “Yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lomba diikuti pula peserta tingkat sekolah dasar (SD),” ungkap Murni Kurniati selaku ketua panitia.

Tingkat TK diikuti 20 peserta dan SD diikuti 10 peserta. Lomba dilaksanakan dalam bentuk konser. Tiap-tiap peserta memainkan satu lagu wajib bertema perjuangan dan lagu bebas.

Peserta lomba dibagi dua klasemen yaitu Klasemen Pemula dan Klasemen Utama. Kriteria Klasemen Utama adalah jumlah pemain dan jenis instrumen bebas tidak dibatasi. Sedangkan Klasemen Pemula, jumlah pemain dan alat musik statis maksimal lima.

Baca Juga :  Pendaftar di Polres Kebumen 190 Orang

Adapun unsur penilaian lomba meliputi analisas musik (melodi, perkusi, ritmis dan penyajian serta showmanship). Lomba ini memperebutkan trofi Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta serta uang pembinaan total Rp 25 juta.

Haris Budiantoro menyampaikan sambutan saat membuka lomba. (dwi suyono/koranbernas.id)

Mewakili Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta  Dra Zaimul Azzah M Hum, saat membuka lomba tersebut Haris Budiantoro mengatakan melalui kegiatan lomba tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sejarah sejak usia dini.

Menurut Haris, pembelajaran sejarah perjuangan bangsa perlu dilakukan sejak dini dengan materi yang disesuaikan perkembangan anak. “Marching Band salah satu pilihan metode pembelajaran sejarah bagi usia dini,” ungkapnya.

Denga mengikuti marching band para pelajar digembleng bersikap disiplin sekaligus sebagai sarana mengasah keterampilan. (sol)

Baca Juga :  Kualitas Pendidik PAUD Harus Ditingkatkan