Peserta Temu Haji Muhammadiyah Galang Dana untuk Lombok

114
Peserta Temu Haji Muhammadiyah di Saudi Arabia. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Saudi Arabia, Selasa (28/08/2018) atau 17 Dzulhijjah  1439 di Mekkah, mengadakan temu haji Muhammadiyah.

Acara yang berlangsung di Hotel Olayan Royal ini baru pertama kali diselenggarakan sejak PCIM Saudi Arabia berdiri sekitar dua tahun lalu.

Ketua PCIM Saudi Arabia, Hakimuddin Salim, menekankan hubungan antara kemabruran haji dan perubahan setelah haji.

Bukan hanya perubahan diri  saja tetapi juga spirit perubahan umat. “Kalau Kiai Ahmad Dahlan sepulang dari Mekkah mendirikan Muhammadiyah, bagaimana dengan kita?” katanya setengah bertanya.

Sementara Prof Dadang dari PP Muhammadiyah yang juga naib amirul haj tahun ini mengungkap rasa syukur berlangsungnya pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Penanganan Masih Minim, FK UAD Fokus Kebencanaan

Beberapa ciri haji mabrur  di antaranya tercermin dalam tutur kata dan kedermawanan.

Adapun tausiyah disampaikan Ustad Yusuf Hasan, Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PP Muhammadiyah.

Dia menyatakan pentingnya urgensi pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Sedangkan Dr Saifullah menjelaskan filosofi ibadah umrah dan haji yang mencakup peran “keabdullahan” dan peran “kekhalifahan”.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu  itu menyatakan Muhammadiyah mempunyai sejarah sebagai pioner utama, akan khidmat kepada jamaah haji Indonesia.

“Kiai Ahmad Dahlan yang melahirkan ide pembelian kapal laut khusus untuk berhaji agar biaya lebih terjangkau,” kata dia.

Pada kesempatan itu dilakukan penggalangan dana untuk korban gempa Lombok. Meski spontanitas namun terkumpul 665 Riyal dan Rp 2.580.000.

Baca Juga :  Budi Pekerti Pondasi Generasi Milenial

“Dana tersebut akan disalurkan melalui PP Muhammadiyah,” kata H Rowi Sutaryo di Posko Haji Aisyiyah Yogyakarta  mengutip kabar dari Tim Khidmat Haji 1439 di Mekkah. (sol)