Petani Tanam Tembakau di Lahan Bawang Merah

231
Seorang petani di lereng Gunung Sumbing menanam tembakau secara tumpangasari di sela-sela tanaman bawang merah. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Para petani  di sejumlah desa kawasan Gunung Sumbing saat ini mulai  menanam tembakau secara tumpangsari di sela-sela tanaman yang sudah ada seperti cabai dan bawang merah.

Di lahan tersebut, petani sengaja melakukan penanaman tembakau secara tumpangsari agar memperoleh keuntungan ganda supaya kesejahteraannya meningkat.

Salah seorang petani Aji Nuryanto (45) warga Dusun Kwadungan Tritis Desa Wonotirto Kecamatan Bulu, ketika ditemui Selasa (08/05/2018)  di sela-sela  menanam  tembakau di lahan miliknya menuturkan, dirinya menanam tembakau  di antara tanaman bawang merah.

Saat ini tanaman bawang merah sudah menua. Diperkirakan setengah bulan lagi panen. Pada saat bawang merah dipanen tanaman tembakau sudah tumbuh kuat.

Baca Juga :  Merti Desa Berlangsung Sehari Semalam

Menurutnya, dengan cara tumpangsari banyak diperoleh keuntungan di antaranya  menghemat waktu sekaligus menghemat pupuk, karena sisa pupuk dari tanaman sebelumnya bisa untuk pertumbuhan tanaman tembakau.

Jenis tembakau yang ditanam yakni kemloko 3 sesuai anjuran  pemerintah sebagai  jenis tembakau asli Temanggung  yang memiliki berbagai keunggulan.

Keunggulan tersebut di antaranya  tahan penyakit dan kandungan nikotinnya tinggi sehingga memungkinkan menghasilkan tembakau berkualitas.

Tembakau yang ditanam awal bulan Mei diharapkan  awal Agustus sudah panen. Berdasarkan pengalaman tahun lalu tembakau jenis kemloko cukup baik hasilnya, setelah diolah menjadi tembakau rajangan laku Rp 40.000 hingga Rp 90.000 per kg.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung,  Untung Prabowo, mengatakan tembakau varietas kemloko cocok ditanam di wilayah Temanggung.

Baca Juga :  Pemkab Terus Kembangkan Forum Pengurangan Resiko Bencana

Varietas ini cocok ditanam di ketinggian lereng Gunung Sindoro, Sumbing dan Prau. Tembakau varietas kemloko terdiri atas beberapa jenis, yakni kemloko 1, 2, dan 3.

Pemkab Temanggung pada akhir tahun 2017 meluncurkan varietas baru yakni kemloko 4, 5 dan 6. “Dari berbagai jenis tersebut petani bisa memilih jenis kemloko yang cocok ditanam di lahan milik petani,” kata dia. (sol)