Pidato di DPRD DIY, Sultan akan Fokus Garap Masyarakat Miskin

197
Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD DIY, Senin (16/10/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Usai dilantik menjadi Gubernur DIY Masa Jabatan 2017-2022 di Jakarta 10 Oktober silam, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD DIY, Senin (16/10/2017) kemarin.

Bersama Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Sultan menyatakan akan fokus pada program yang menyasar kelompok masyarakat miskin, masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat kurang beruntung.

Program tersebut akan digarap melalui pendekatan spasial atau satuan ruang wilayah. “Prioritas program dan kegiatan harus diarahkan pada satuan-satuan wilayah yang “tertinggal”, khususnya untuk wilayah Gunungkidul, Bantul, dan Kulonprogo melalui pendekatan spasial secara terpadu,” tuturnya.

Rapat Paripurna Istimewa kali ini dipimpin langsung Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksono didampingi tiga wakilnya, Arif Noor Hartanto, Rani Widayati serta Dharma Setiawan.

Baca Juga :  Veteran Napak Tilas Kamar 291 Grand Inna Malioboro

Rapat Paripurna dihadiri jajaran Forkominda DIY, perwakilan keluarga Keraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman, anggota DPR RI, perwakilan partai politik dan tamu undangan lainnya.

Menurut Sultan untuk mewujudkan visi dan  misi periode jabatan 2017-2022 yaitu Menyongsong Abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja, diperlukan kekompakan kegotong-royongan dan kerja sama.

Ini semua penting dalam rangka menjalankan amanah masyarakat untuk mewujudkan Daerah Istimewa Yogyakarta yang lebih sejahtera, maju dan berbudaya.

Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksono berharap  momentum ini mampu memperkokoh lima pilar keistimewaan DIY untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. (sol)