Pimpinan KPK Datangi Polres Bantul

275
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang melihat pelayanan di Polres Bantul  termasuk pembuatan SIM dan STNK, Rabu (15/11/2017). (istimewa)

KORAN BERNAS.ID — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mendatangi Mapolres Bantul, Rabu (15/11/2017) siang.

Kedatangan  Saut tampak  didampingi Kapolda DIY Brigjen  Pol Drs Ahmad Dhofiri Msi dan disambut Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Sariadi SIK serta para pejabat kepolisian lainnya.

Kunjungan ini dalam rangka melihat secara langsung upaya Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) di lingkungan Polres Bantul.

Saut melihat langsung pelayanan publik  yang diberikan Polres Bantul kepada masyarakat seperti pembuatan STNK dan SIM.

Selain itu, Saut juga menyempatkan diri menemui agen-agen Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) jajaran Polda DIY yang ikut menyambut kedatangannya.

Baca Juga :  KSEI Luncurkan C-BEST Generasi Terbaru

SPAK merupakan gerakan yang diinisiasi KPK dengan melibatkan kaum perempuan dalam pemberantasan korupsi, termasuk anggota Polwan yang menjadi agen-agen SPAK.

Keberadaan agen-agen SPAK diharapkan dapat menularkan nilai-nilai antikorupsi, termasuk di bidang pelayan publik.

“Saya mengapresiasi  keberadaan agen-agen SPAK yang ada di tubuh Polri. Terlebih karena Polri merupakan pelayanan masyarakat yang paling banyak diharapkan, karena menyangkut kemanan, kenyamanan, ketertiban dan lain-lain,” kata dia.

Di luar ekspektasinya, ternyata inovasi tidak hanya sekedar agen SPAK menjaga dirinya dari tindakan korupsi, tetapi juga organisasi Polri secara keseluruhan. “Ini yang luar biasa saya pikir,” katanya.

Kapolda DIY mengatakan sangat senang dengan kunjungan salah seorang pimpinan KPK tersebut di Polres Bantul.

Baca Juga :  Purworejo Ingin Ambil Bagian dari Pembangunan NYIA

Polres Bantul  merupakan salah satu Polres di Polda DIY yang menjadi pilot project Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).

“Mudah-mudahan ini bisa menyemangati untuk memacu transparasi dan akuntabilitas dalam hal pelayanan publik untuk dapat terus ditingkatkan,” kata Kapolda. (sol)