PKL Bisa Ketemu Bupati dengan Satu Syarat

153
Sidang Gugatan Perdata di PN Purworejo dari PKL Alun-alun Purworejo, Rabu (13/12/2017). (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Keinginan para Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Purworejo yang menamakan diri PKL Pendowo untuk bertemu langsung dengan bupatinya, menemui hambatan. Melalui Asisten 1 Murwanto, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Purworejo menegaskan bisa saja PKL Alun-alun bertemu dengan bupati, tetapi ada syaratnya.

Silahkan bertemu dengan Pak Bupati Purworejo, asal PKL Alun-alun mencabut gugatan hukum nya di Pengadilan Negeri (PN),’ sergah Murwanto, saat mewakili atasannya itu di dalam persidangan mediasi beberapa waktu lalu.

Menurut Murwanto, syarat itu memang diberikan oleh Agus Bastian selaku Bupati Purworejo untuk menanggapi keinginan pertemuan PKL Alun-alun dengannya.

“Iya itu, syaratnya. Cabut gugatan hukum nya dulu, baru Pak Bupati mau menemui para PKL,” ujar Murwanto.

Baca Juga :  Ingin Menikmati Landscape Menoreh ? Datang Saja ke Bukit Widosari

Alasan ini dikemukakan Murwanto sebagai alasan jika pertemuan antara PKL dengan Bupati Purworejo berlangsung, artinya PKL tanpa didampingi Kuasa Hukum PKL Pendowo.

Mendengar syarat tersebut, Ketua PKL Pendowo langsung meresponnya dengan tegas. Melalui Kuasa Hukum PKL Pendowo, Tamrin Mahatmanto SH mengungkapkan apakah ada jaminan jika gugatan hukum dicabut persoalan antara keduanya berakhir.

“Boleh-boleh saja gugatan kami cabut, tapi siapakah yang akan menjamin bahwa persoalan yang di derita oleh PKL Pendowo dan keluarganya serta orang-orang yang ikut terlibat di dalamnya akan selesai dengan baik,” papar Tamrin.

“Bukan kah melalui jalur gugatan atau jalur hukum ini juga adalah jalan terbaik di negeri ini. Dan memang kalau bupati memiliki jiwa pemimpin yang baik, sudah sewajibnyalah mau menemui PKL Pendowo,” tegas Tamrin lagi.(yve)

Baca Juga :  Ketua DPRD Prioritaskan Bangun Jalan Kecamatan