PKL dan Bupati Sepakati Sidang Setiap Rabu

281
Sidang perdana antara PKL Pendowo versus Bupati Purworejo dan Empat Kepala Dinas di Ruang Sidang PN Purworejo, Rabu (04/10/2017) (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Sidang gugatan perkara hukum perdata Paguyuban Pedagang Kaki Lima Kawasan alun-alun Purworejo atau PKL PENDOWO melawan Bupati Purworejo dan empat kepala dinas, yakni Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Purworejo, Rabu (04/10/2017) berlangsung lancar.

Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang 1 Pengadilan Negeri (PN) sendiri molor dari jadwal dan baru di mulai pukul 14.00 WIB. Dalam persidangan yang diketuai oleh Hakim Sutarno, MHum dan dibantu Hakim Anggota 1, Anshori Hironi, SH dan Hakim 2, Samsumar Hidayat SH, berlangsung hanya 20 menit.

Dalam sidang itu, Tim Kuasa Hukum PKL Pendowo, diwakili tiga orang Kuasa Hukum, yakni Tamrin Mahatmanto SH, Dr. Teguh Purnomo MHum dan Haryanto, SH. Sedangkan Bupati Purworejo, Agus Bastian MM dan Keempat Kepala Dinas diwakili oleh Asisten 1 Bidang Hukum dan Pemerintahan, Drs Murwanto dan Kabag Hukum Pemkab Purworejo, Sri Setyowati, SH.

Dalam sidang itu, hakim menyerahkan kepada pihak penggugat dan tergugat untuk menunjuk seorang mediator.

“Silahkan menunjuk mediator. Mau mencari sendiri atau dari hakim mediator,” ujar Sutarno.

Kedua pihak akhirnya sepakat menyerahkan kepada majelis hakim untuk menunjuk hakim mediator dari PN setempat.

“Kalau memang sudah menyerahkan kepada kami, kami akan tunjuk nama Hakim Mediator, yakni Antyo. Setelah sidang ini, nanti kedua belah pihak agar bertemu di ruang berbeda untuk membahas selanjutnya, ya,” pinta Sutarno.

Akhirnya sidang perdana dinyatakan ditutup tepat pukul 14. 20 WIB.

Sementara itu, dalam pertemuan antara Hakim Mediator Antyo Harri Susetyo, SH dengan pihak penggugat dan para tergugat, telah mencapai kesepakatan bahwa sidang mediasi akan dilaksanakan setiap hari Rabu setiap pekannya.

“Kesepakatan kedua belah piha proses mediasi dilaksanakansetiap Hari Rabu atau bisa juga nanti diatur kembali bisa tiap pekannya dua kali pertemuan,” beber Antyo kepada koranbernas.id usai memimpin sidang.

Dijelaskan, mengacu Peraturan Mahkamah Agung (Perma) 1 tahun 2016, proses mediasi dilaksanakan paling lama 30 hari.

“Jika kedua pihak bisa sepakat atau tidak sepakat dalam kurun waktu 30 hari, bisa dilaksanakan sidang perdata atau perdamaian,” tukasnya.

Dalam sidang yang pertama kalinya itu, dari PKL Pendowo tampak hadir Ketua PKL Pendowo, Tri Kurniawantoro dan beberapa pengurus serta sejumlah PKL. Dari pihak tergugat tampak hadir, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Suhartini, Asisten 2 Gandi Budi, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintah dan Hukum, Tri Handoyo, Kabid UMKM, Titik Mintarsih dan beberapa pegawai Dinas Perhubungan. (yve)