PMI Sleman Siaga Bencana

246
Musyawarah Kerja PMI Sleman Tahun 2017 di Ndalem Palagan, Rabu (29/11/2017) yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi SH MH.(bid jalasutra/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sleman melaksanakan Musyawarah Kerja Tahun 2017 di Ndalem Palagan, Rabu (29/11/2017). Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi SH MH.

Sumadi menghimbau PMI Cabang Sleman untuk selalu siap sedia melakukan tugas dan fungsinya kapan pun dibutuhkan. Sebab Sleman secara geografis berpotensi terkena berbagai macam bencana.

Sumadi juga menjelaskan, kondisi cuaca yang cukup ekstrim akhir-akhir ini semakin menambah resiko terjadinya suatu bencana.

“Semua jenis bencana itu ada di Kabupaten Sleman, selain tsunami. Kita justru harus bersahabat dengan kondisi ini,” paparnya.

Sumadi berharap para anggota PMI Cabang Sleman untuk giat mensosialisasikan kegiatan serta visi/misi PMI kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya perlu ada kaderisasi yang baik demi keberlangsungan PMI di tengah-tengan masyarakat.

“Apa bapak-bapak ini akan selamanya di PMI? Tidak kan. Anak-anak kita lah nanti yang akan meneruskan kita,” tutur Sumadi.

Sementara Ketua PMI Cabang Sleman, dr Sunartono MKes mengajak seluruh peserta Musyawarah Kerja tersebut untuk mensosialisaikan kegiatan Donor Darah kepada masyarakat. Menurutnya kegiatan Donor darah dapat digunakan sebagai indicator kesehatan seseorang.

“Nanti bapak ibu kalau mencari menantu, tanya terlebih dahulu apakah pernah donor apa belum. Jika sudah pernah, apalagi berkali-kali, berarti tubuhnya sehat,” ungkap Sunartono.

Musyawarah Kerja tersebut diikuti oleh 61 orang yang terdiri dari perwakilan PMI tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Sleman. Turut hadir pula perwakilan Polres Sleman, Kodim 0732/Sleman dan SKPD terkait. (yve)