Polisi Amankan Empat Orang Penjual Miras

239
Barang bukti miras berbagai merk yang berhasil diamankan jajaran Polres Temanggung. (endri yarsana/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Empat orang penjual minuman keras (miras) berhasil diamankan anggota Polres Temanggung dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2017 yang dilaksanakan 22 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018.

Pihak kepolisian berhasil mengamankan pelaku SW (35), seorang laki-laki pada Sabtu (23/12/2017) di rumahnya kawasan Jampirejo Temanggung dengan barang bukti sebanyak 51 botol minuman ciu.

Selanjutnya SY (49) warga Candiroto Temanggung yang ditangkap Minggu (24/12/2017) dengan barang bukti berupa empat botol minuman cap Tiga Orang, 1 botol Anggur Merah dan 1 botol Anggur Orang Tua.

Pelaku lainnya berinisial RA  (36) warga Jampirejo Temanggung diamankan Selasa (26/12/2017). Dari perempuan tersebut berhasil diamankan  barang bukti berupa 12 botol Anggur Merah, 12 botol Anggur Putih.

Terakhir tersangka IS (55) warga Madureso Temanggung diamankan pada (20/12/2017). Dari tersangka ini polisi berhasil mengamankan 26 botol ciu, 10 botol Anggur Merah, 2 botol Anggur Merah Gold, 8 botol Anggur Merah Javanes, 2 botol Anggur Kolesom Orang Tua, 6 botol Mansion House, 10 botol Vodka, 25 botol Congyang dan 3 botol Bir  Bintang.

Polisi menyita minuman beralkohol total sebanyak 94 botol berbagai merk dan 85 botol minuman tradisional  jenis ciu.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo dalam keterangan persnya Rabu (03/01/2018) mengatakan, keberhasilan ini merupakan kerja keras anggotanya yang melakukan kegiatan razia miras secara intensif.

Wiyono berterima kasih kepada masyarakat dengan berkurangnya penjual miras di Temanggung. “Saya berharap masyarakat agar tidak lagi menjual ataupun mengkonsumsi minuman keras, karena akan menimbulkan berbagai efek seperti kecelakaan, KDRT, serta perkelahian,” pintanya.

Para tersangka dikenakan pasal 10 Perda Kabupaten Temanggung No. 5 Tahun 2015 tentang minuman beralkohol. Selanjutnya polisi melakukan tindakan penyitaan barang bukti serta pelaku akan menjalankan sidang tindak pidana ringan. (sol)