Polres Kulonprogo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pemandu Karaoke

295
Rekonstruksi pembunuhan terhadap pemandu karaoke dengan tersangka AS, dikawal ketat petugas. (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Polres Kulonprogo Kamis (15/02/2018) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang pemandu karaoke atau LC, Sri Iswanti (21), warga Loano Purworejo Jawa Tengah.

Rekonstruksi langsung melibatkan tersangka pembunuhnya yaitu As (43) warga Bagelen Purworejo yang katanya merupakan pacar korban.

Menurut KBO Sat Reskrim Polres Kulonprogo, Iptu Wahyu Tri Wibowo,  rekonstruksi ini untuk mendukung pengungkapan dan melengkapi berkas perkara sebelum diajukan ke Kejaksaan.

Dalam rekonstruksi tersebut ada 32 adegan dari rencana awal 15 adegan. “Korban diperankan oleh anggota polisi dan juga menggunakan boneka,” ungkap Wahyu.

Adegan rekonstruksi diawali saat As menjemput Iswanti di Purwodadi Purworejo dengan sepeda motor. Adegan ini tidak dilakukan di Purworejo namun di Glagah Temon Kulonprogo.

Baca Juga :  SMPN 1 Kemangkon Gelar Semarak Aksi Peduli Lingkungan

“Untuk lokasi penjemputan, kejadian sebenarnya di Purworejo. Tapi untuk mempertimbangkan keamanan, lokasi kami asumsikan dan kami pilih di sekitaran Glagah,” sambung Wahyu.

Adegan berikutnya dilakukan di Laguna Glagah. Keduanya terlibat cekcok. Perjalanan dilanjutkan menuju utara dan berhenti di selatan TPR Obyek Wisata Glagah. Di sini cekcok kembali terjadi.

Keduanya saling tampar dan pukul. Korban bahkan ditimpuk dengan batu hingga jatuh kemudian diseret dan diceburkan sumur dengan posisi kepala lebih dahulu.

“Rekonstruksi dilaksanakan berdasarkan keterangan saksi serta pelaku. Pengacara pelaku dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulonprogo juga menyaksikan. Setelah rekonstruksi akan dibuat berita acara dan segera ditandatangani untuk pembuktian,” kata Iptu Wahyu.

Baca Juga :  Bank Sleman Buka Kantor di RS Sakina Idaman

Beberapa warga yang menonton rekonstruksi menilai As cukup kejam saat mengeksekusi korban. (sol)