Pondok Pesantren Terbakar Secara Misterius

486
Barang-barang milik santri putri yang terbakar pada Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Senin (9/4/2018) siang.(st ary0no/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kebakaran yang terjadi secara misterius, kembali terjadi Pondok Pesantren Darul Quran Wal Irsyad, Padukuhan Ledoksari, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.

Peristiwa terakhir ini terjadi Senin (09/04/2018) siang. Kebakaran melanda pada asrama putri di pondok pesantren tersebut. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut karena saat kejadian kondisi asrama saat itu sedang sepi karena ditinggal penghuninya melaksanakan pengajian. Meski demikian peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan santri setempat.

Pengurus Ponpes Darul Quran Wal Irsyad, Muhammad Akhyar menerangkan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu sejumlah santri melihat api mengepul dari dalam ruang asrama. Ketika dilakukan pengecekan, rupanya api sudah membakar kasur milik penghuni asrama putri ini.

Dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar sebab di dalam ruangan tersebut terdapat banyak benda-benda yang mudah terbakar. Beruntung sejumlah pengurus dibantu dengan para siswa bertindak cepat dengan melakukan pemadaman, meski dengan peralatan seadanya. Setelah beberapa waktu berjibaku, api akhirnya bisa dipadamkan.

“Tidak ada korban pada kebakaran ini. Namun demikian api yang membesar sempat menimbulkan kerusakan pada kasur milik para siswa, baju, hingga bagian dinding dan atap ruangan yang sempat terbakar api. Untungnya bisa segera berhasil dipadamkan dan tidak sempat membesar,” jelasnya. Untuk penyebab kebakaran tersebut, Akhyar enggan menjelaskan lebih lanjut. Menurutnya, hal ini merupakan ranah kepolisian untuk melakukan penyelidikan.

Sementara Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama menerangkan, kebakaran ini, pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan olah TKP. Berdasarkan kesimpulan sementara berdasarkan keterangan saksi mata, api berasal dari kasur salah seorang santri. Sutama mengakui bahwa kebakaran di Ponpes Darul Quran ini memang cukup aneh. Sebagaimana dalam peristiwa-peristiwa sebelumnya, penyebab kebakaran cukup misterius.

“Seperti pada kebakaran sebelumnya, pada peristiwa ini api awalnya berasal dari kasur. Padahal berdasarkan olah TKP di sekitar kasur tersebut tidak ada sumber api,” kata Sutama.

Sebagaimana diketahui, kebakaran itu merupakan peristiwa kebakaran kedua dalam kurang dari satu bulan terakhir. Peristiwa kebakaran terjadi pada 24 Maret 2018 lalu ketika api mengamuk juga di asrama santri putri padapondok tersebut. (yve)